Kamis, 15 Januari 2026
Perasaan saat aku usia 15th
Kamis, 18 Desember 2025
Ibu
Liburan tahun 2025 ini kami pergi ke yogyakarta. Padahal bukan pertama kali kami berlibur kesini, tapi entah kenapa diperjalan ini, mengingatkan aku pada masa kecil ku sendiri.
Dimana kemana pun ibu mengajak ku, aku selalu menderita, karena mabuk perjalanan, moddnya yang selalu jelek, tak bahagia. Aku lihat muka muka yang tak ceria di poto kenang kenangan itu, dan yaa... aku seperti anak anak ku hari ini.
Aku jadi mengingat, sesabar itu ibu ku, dan aku jauh dari kata sabar, aku selalu merasa gagal jika perjalanan itu tak seperti yang ku bayangkan..
Kamis, 19 Juni 2025
Manusia
Aku jenuh, kata ku
Ternyata, hal hal yang aku inginkan dulu, tak selalu indah dijalani. Ingat sekali, ketika ku dulu memohon dengan sangat. Saat aku terpuruk, lelah, menderita karna cinta yang kurasakan tak bisa berlabuh. Hanya rasa suka seorang diri membuncah di dada seperti ingin meledak.
Tentu saja, aku menulis ini bukan karna ingin jatuh cinta lagi pada mereka yang ada di masa lalu, aku hanya rindu rasanya. Rindu saat aku memohon dengan sangat padaNya. Menangis tersedu, karna hati ini merindukan salah satu manusia ciptaanya.
Tetiba, saat aku itu juga aku membaca
"Berapa bodohnya manusia, dia menghancurkan masa kini sambil mengkhawatirkan masa depan, tapi menangis di masa depab dengan mengingat masa lalunya"Ali bin Abi Thalib
Ah, aku ternyata si manusia bodoh itu
Iya aku si manusia bodoh itu, yang selalu ingin seperti masa lalu, karna hanya aku selalu merasa kesepian. Tapi ternyata setelah kunaca tulisan ku dulu. Sesibuk apapun yang kurasa memang rasa sepi.
Nyatanya jalan kehidupan ku ini tak pernah lepas dipeluk sepi. Bukan, bukan karna aku tinggal sendiri. Jelas aku punya suami dan empat anak, yang rumah ini tak pernah tak bising. Sepi itu ada di hati ku terdalam, tak pernah terpengaruh dengan lingkungan, ia tetap setia memeluk ku.
Lalu setelah aku tahu sepi itu memang selalu ada? Apa yang akan aku minta.
Aku hanya meminta semoga Aku bisa lebih baik dari kemarin. Semoga aku tak pernah mengeluh, sekoga aku berlapang menerima anak anak ku
Senin, 04 September 2023
Pertemuan
Sabtu, 02 September 2023
tentang masa lalu
berat badan anak anakì
3 sep 2023 aku menulis kembali mimpi ku
Selasa, 16 Mei 2023
Rasa seorang Ibu
Senin, 04 April 2022
Kecelakaan di pasar cibadak
Pagi tadi abi menyetir sambil mengantuk, dan terjadilah tabrakan, pelan sih, tapi deg degannya sampai sekarang
Hubungan suami istri ini rumit, kalau sudah abi memarahi ku untuk hal kecil, sudahlah..
I dont know, mungkin aku menyangkal atas setiap kesalahan, aku ingin dimengerti kesalahan itu wajar istri lakukan.
Harusnya aku bilang, " abi membentak ku, untuk urusan sepele, baiklah maafin aku, dan aku memaafkan abi"
Harus ada saling ridho dari pasangan, atas setiao keburukan pasangan muncul, astagfirullah..
Aku tau sekarang, ketika pasangan mu marah, kadang rasa marah itu saja sudah merenggut semangat mu, tak ingin menjawab, tak ingin membela diri
Padahal ketika aku marah, aku butuh jawaban, aku butuh alasan..
Kamis, 15 Juli 2021
Bahagia itu apa sih,
Rasa-rasanya dulu aku tidak pernah menggantungkan kebahagian ku kepada orangtua ku, apalagi setelah ibu dan bapak bercerai.
Lalu kenapa setelah 5 tahun pernikahan ini, aku menggantungkan kebahagian ku pada suami ku.
Yang notabene suami ku hanya sedikit memahami ku.. bukan.. sebenarnya aku saja yang terlalu banyak minta. Ingin ke Parangtritis, ingin tambahan uang, ingin dimengerti, ingin di manja.
Sedangkan suami ku, sibuk dengan banyak nya amanah di pekerjaan.
Aku juga tidak memahami posisi suami ku sama sekali. Kalau di tulis mana pengabdian ku yang memuaskan suami..
Anak berantem terus, kamar belatak, rumah apalagi, masakan gak enak, jutek, tidak lemah lembut, kasar, nusyuz , anak gak keurus,aah kadang aku juga berfikir pada. Akhirnya klaau begini terus mungkin suami ku juga tidak merasa bahagia dengan ku.
Rabb bahagia seorang istri itu apa sih, ko aku lebih banyak merasa kesepian dan bosan, di bandingkan rasa bahagia..
Rabb ajarkan aku cara bahagia yang hakiki
Rabu, 07 Juli 2021
Ketika hidup terasa selalu sial
Rabb.. boleh kah aku sedikit merajuk?
Kenapa Rabb? Kenapa apa yang ibu ku usahakan tak kunjung ada hasil?
Bukankah ia sudah lelah telah membesarkan aku dan adik2 ku?
Lalu kenapa tak kau limpahkan sedikit karunia mu yang kau berikan kepada orang banyak itu??
Rabb, bukankah dari dulu ia merawat kami, membesarkan kami, menyekolahkan kami, lalu kenapa tak kau jadikan kami manusia manusia dengan keberlimpahan harta, hingga bisa ku katakan padanya, beristirahatlah, atau nikmatilah, atau jalan jalanlah keliling dunia.
Rabb, bukankah ia mengusahakannsesuatu yang telah ia jalani lebih dari seperempat abad??
Lalu kenapa hanya rugi saja yang ku dengar? Untung sekali rugi berkali kali. Kenapa Rabb..
Rabb bukankah engkau maha pengampun, meski ia dulu mengambil riba yang kau perangi, tapi bukankah engkau maha Rahmah dan maha pengampun, menyayangi setiap makhluk meski melakukan kesalahan berkali kali??
Lalu kenapa?? Kehangatan dan keberlimpahan rezeki mu tak kunjung datang kepadanya???
Senin, 04 Januari 2021
Harap Harap Cemas
Tak terasa waktu cepat belalu, sudah menginjak 2021 lagi, usia sudah mau kepala 3, alhamdulillah sudah diberi amanah 3 anak shaleh dan shalehah.
Jumat, 04 September 2020
MAAFKAN SUAMI MU, SIAPA TAU ITU TIKET SURGAMU
Jumat, 22 Mei 2020
Bersyukur itu selalu fokus kepada nikmat yang Allah beri tanpa silau dengan nikmat orang lain
Bersyukur itu selalu berfikir bahwa dibalik sikap seseorang selalu ada sumber sumber kebaikan
Bersyukur itu memelihara sikap positif.dan prasangka baik meski banyak orang menyakiti tanpa mereka sadari
Peka kan lah hati untuk selalu bersyukur, tidak mudah, tapi semuanya akan mudah karna terbiasa..
Biarlah hati ini yang selalu berusaha keras untuk bersyukur, hingga rasanya gemeteran menahan diri
Senin, 01 Juli 2019
Aku bosan
Dan aku bosan melihatnya..
Menyilaukan...
Melenakan..
Bukan dunia ini yang aku rindukan..
Dunia ini melenakan, dan aku bosan melihat nya..
Aku hanya ingin dunia yang penuh dengan ilmu.. diem di mesjid mendengarkan mereka yang lebih mengenal Mu..
Kamis, 14 Maret 2019
Bahagia
Bahagia hanya persoalan seni bagaimana kita mengolah rasa, mengalah..mengalah dan mengalah.. Maka akhir dari semuanya kitalah pemenangnya. Itulah hukum yang berlaku dan memang benar adanya..
Tapi kemenangan itu bukan seperti sesuatu yang kita bayangkan kemenangan diarena gulat...bukan..bukan seperti itu..
Kemenangan itu hadir karna kita mengalah dengan mengolah rasa,hingga pasangan kita mengetahui ketulusan kita.. Tulus ingin sama sama berubah..tulus ingin sama sama membahagiakan..
Tiada yang lebih membahagiakan ketika kekasih yang kita cintai bahagia.. Yah itulah kuncinya.. Kebahagiaan suami kita adalah kebahagiann kita,pun begitu sebalikanya..
Maka cobalah mengalah dan mengolah rasa, agar kebahagian itu tercipta🥰
Iri
Mereka yang sedang di uji, adalah mereka mereka yang dirangkul erat olehNya.
Agar hanya bersujud pasrah padanya..
Aku iri pada mereka yang di uji, karena pasti mereka akan merasa kehadiranNya begitu dekat
Hmmpt.. Aku tersadar sendiri, bahwa aku pun sedang di uji..namun kenapa tak ku sadari kehadiranNya yang begitu dekat. Aku hanya mengeluh " sepi", sepi dan sepi.. Padahal ia sang pemilik hati selalu menemani...
Yaaa..seharusnya aku iri pada diriku sendiri, karena ia pun sedang di uji dan dalam masa ujian.. Namun diri ini tak begitu sadar, hingga hampa saja yang terasa...
Sepi
Sepi..kata ku pada suami ku, entah apa yang ia pikirkan.. Aku tak begitu tau apa tanggapannya, lakilaki yang tak pandai mengungkap rasa..
Malah aku senang, ketika dia marah pada ku jumat kemarin, saat aku pergi belanja dan ia tertidur lelap di rumah sendiri, aku merasa senang, karena ia sedang mengungkapkan rasa.. Hingga aku bisa mengintip seluruh isi hatinya..meski sepersekian detik tertutup lagi..
Sepi, sepi ini seperti sepi yang dulu.. Ya dulu pun ia selalu menghantui, meski tak membuat ku takut, hanya saja sering menimbulkan tanya..
Kenapa sepi ini hadir?
Aku sedang meraba dan menimbang rasa, agar menemukan secercah cahaya dari tanya ini..
Sepi kata ku, sepi itu hadir bukan karena aku sedang sendirian, malah lebih saat keramaian yang terpause sejenak.. Yaa saat aku masih bisa melihat ramainya orang..disitulah aku merasa kesepian..
Dulu..
Aku kira kekasih dapet menghapus rasa ini, nyatanya malah aku lebih sering merasa sepi. Bahkan ketika ia sedang di sisi ku..
Lalu ku timbang lagi semua rasa yang ku inginkan..aahhh..ternyata aku hanyalah manusia yang tak pandai bersyukur, setelah begitu banyak nikmat dari nya.. Aku hanya banyak menuntut ingin ini dan itu
Sepi kataku..
Satu kata yang akan ku peluk erat erat.. Karena di persinggahan nanti kesepian lah yang menemani...
Senin, 07 Januari 2019
Maaf dan Terimakasih
Yang tak pandai menyembunyikan badmoodnya hingga terkadang dirimu yang jadi sasaran pelampiasan😅.
Padahal kata Allah sebaik-baiknya istri adalah yang wajahnya selalu berseri-seri di depan suami..
Hai suami ku yang wajahnya selalu berputar-putar dalam ingatan ku, maafkan istri mu ini yang lebih banyak menuntut ini itu daripada bersyukur atas nikmat yang nyatanya sudah didepan mata, Padahal kata Allah sebaik-baik istri adalah ia yang selalu bersabar dalam setiap keadaan
Hai kekasih ku dunia akhirat.terimakasih sudah hadir dalam hidup ku, yang tak henti membuat ku bahagia, meskipun aku kadang tak memahaminya
😇😇😇
I love u forever
Maaf dan terimakasih ayangkuu...
Minggu, 13 Agustus 2017
Aku Ingin Jatuh Cinta Berulang kali
Pernah Jatuh cinta pada pandangan pertama?ketika kita sedang berjalan santai di sore hari mungkin, tiba-tiba ujung mata kita melihat seseorang yang begitu menarik, di detik itu hati kita langsung terpaut, padahal hanya melihat dengan ujung mata.
Pernah...?
Setelah itu, kita bisa bayangkan hati dan pikiran kita bertanya-tanya, siapa?dimana?kenapa tiba-tiba ada dia? bisa gak ya bertemu lagi? dan pertanyaan lainnya yang mengganggu tidur kita.
Rasa-rasanya setiap kita pernah merasakan itu semua, meskipun hanya sekali, di ceritakan pada sahabat atau hanya dipendam di dalam hati.
Dulu sebelum menikah saya sangat menderita saat pertama kali jatuh cinta, sangat-sangat menderita, liat saja tulisan tulisan saya sebelumnya. saya hampir membenci "Cinta". eaaaa
Ya karna dulu saya berjanji bahwa saya akan jatuh cinta hanya sekali seumur hidup dan itupun pada calon suami saya.hehe. Jadilah saya merasakan hal-hal yang diatas serta bercampur baur dengan rasa sesal saya, karena saya merasa ini bukan waktunya, bagaimana kalau dia yang saya "jatuh cintai" bukan jodoh saya, bagaimana dengan janji saya. ah..pokoknya campur aduk.
Ingat sekali usaha saya yang begitu keras untuk menghilangkan rasa itu, rasa kegeeran, rasa ke pe-de-an, rasa deg-degan, rasa lemes tiba-tiba dan rasa jatuh cinta
itu semua saya lupakan...
dan akhirnya semuanya berlalu begitu saja, rasa itu hilang atau mungkin terkubur dalam hingga saya tak merasakannya lagi.
Sampai setahun kemudian rasa itu kembali, saat dia yang saya "jatuh cintai" mengkhitbah saya.
aneh sebenarnya, saat kita sudah benar-benar lupa ia malah hadir, kalau tau dia jodoh saya, saya gak akan begitu keras melupakan rasa itu. hehehe
Dan begitulah Allah mendidik hamba-hambanya, menguji siapakah dia yang beriman dan layak dapat surga-Nya, siapakah dia yang sudah berjanji untuk taat dan mencoba dengan keras untuk memenuhinya.
dan saya pun hari ini telah mengingkari janji, karena setiap hari saya jatuh cinta pada suami saya..hehe


