Kamis, 15 Juli 2021

 Bahagia itu apa sih,

Rasa-rasanya dulu aku tidak pernah menggantungkan kebahagian ku kepada orangtua ku, apalagi setelah ibu dan bapak bercerai.

Lalu kenapa setelah 5 tahun pernikahan ini, aku menggantungkan kebahagian ku pada suami ku.


Yang notabene suami ku hanya sedikit memahami ku.. bukan.. sebenarnya aku saja yang terlalu banyak minta. Ingin ke Parangtritis, ingin tambahan uang, ingin dimengerti, ingin di manja.


Sedangkan suami ku, sibuk dengan banyak nya amanah di pekerjaan.


Aku juga tidak memahami posisi suami ku sama sekali. Kalau di tulis mana pengabdian ku yang memuaskan suami..


Anak berantem terus, kamar belatak, rumah apalagi, masakan gak enak, jutek, tidak lemah lembut, kasar, nusyuz , anak gak keurus,aah kadang aku juga berfikir pada. Akhirnya klaau begini terus mungkin suami ku juga tidak merasa bahagia dengan ku.



Rabb bahagia seorang istri itu apa sih, ko aku lebih banyak merasa kesepian dan bosan, di bandingkan rasa bahagia.. 


Rabb ajarkan aku cara bahagia yang hakiki















Rabu, 07 Juli 2021

Ketika hidup terasa selalu sial

 Rabb.. boleh kah aku sedikit merajuk?

Kenapa Rabb? Kenapa apa yang ibu ku usahakan tak kunjung ada hasil?


Bukankah ia sudah lelah telah membesarkan aku dan adik2 ku?


Lalu kenapa tak kau limpahkan sedikit karunia mu yang kau berikan kepada orang banyak itu??

Rabb, bukankah dari dulu ia merawat kami, membesarkan kami, menyekolahkan kami, lalu kenapa tak kau jadikan kami manusia manusia dengan keberlimpahan harta, hingga bisa ku katakan padanya, beristirahatlah, atau nikmatilah, atau jalan jalanlah keliling dunia.


Rabb, bukankah ia mengusahakannsesuatu yang telah ia jalani lebih dari seperempat abad??


Lalu kenapa hanya rugi saja yang ku dengar? Untung sekali rugi berkali kali. Kenapa Rabb..



Rabb bukankah engkau maha pengampun, meski ia dulu mengambil riba yang kau perangi, tapi bukankah engkau maha Rahmah dan maha pengampun, menyayangi setiap makhluk meski melakukan kesalahan berkali kali??



Lalu kenapa?? Kehangatan dan keberlimpahan rezeki mu tak kunjung datang kepadanya???




Senin, 04 Januari 2021

Harap Harap Cemas


    
        Tak terasa waktu cepat belalu, sudah menginjak 2021 lagi, usia sudah mau kepala 3, alhamdulillah sudah diberi amanah 3 anak shaleh dan shalehah. 

            Setiap kehamilan selalu memberikan sensasi berbeda, lupa dengan pengalamn dua anak yang lalu, dan diberi rasa yang baru di setiap kehamilan. kehamilan itu gak selalu begitu-begitu saja rasanya. yakinlah selalu berbeda disetiap anak. Ibu tulis di kehamilan anak ke 4 ini, gerak mu de sangat-sangat aktif, sampai ibu kadang harus menahan nafas karna tendangan mu sangat-sangat keras. lalu gerakmu bukan hanya menendang, bukan hanya menyikut, tapi bergoyang kanan kiri, punggung mu bisa berpindah kesamping yang lain dengan gerakan cepat, hingga perut ibu bergelombang seperti pesisir pantai. Terkadang ibu benar benar tidak bisa tidur karna gerakan mu yang MasyaAllah. 


            De.. ibu berdoa, dirimu menjadi anak shaleh yang faqih fiddin, menguasai ilmu fiqih, hadits dan Alquran. untuk menyelesaikan permasalahan umat yang terus berdatangan. kamu tahu dunia sekarang adalah dunia dengan perubahan yang sangat cepat. Hal-hal baru akan selalu ada disetiap minggu. ummat menunggu mu untuk menjawab pertanyaan setiap hukum dari hal hal baru itu. maka ibu berharap engkau menjadi seorang yang faqih fiddin dan juga menguasai Intelegency Artificial. teknologi yang akan selalu hidup dengan mu. 

             Jalan hidup mu dan kaka mu akan berbeda dengan jalan hidup ibu dan Abi. maka bersinarlah di zaman mu, menyinari bumi dengan syariat dan aturan Allah. 

             Hari ini dan esok, ibu sedang menunggu kelahiran mu, kelahiran yang selalu ibu nantikan, ibu sudah siapkan diri ibu untuk merasakan gelombang cinta menymabut kelahiran mu, ibu senam, yoga, main gymbaal dan juga power walk, berharap proses persalinan mu lancar dan ibu kuat, tenang dan berbahagia dalam proses kelahiran mu. 

            
             Nak,, hidup kita adalah hidup para pengembara, tak bisa bermanja, jauh dari sanak saudara dan nenek mu. Maka mari kita kuat bersama, minumlah ASI dengan berbahagia, karna rezeki untuk mu begitu mudah Allah persiapkan untuk mu. Mari belajar berbagi dengan teteh dan kaka mu, saling meberi kasih sayang dan pelayanan, memudahkan urusan teteh dan kakang serta berbagi ibu dan waktu untuk abi mu. 


             Ibu berharap engkau cepat lahir, ibu tak sabar berjumpa dengan mu, ibu pun tahu kau pun sama seperti ibu, ingin cepat cepat melihat dunia ini. maka mari kita sama sama bersabar, ibu bersabar dengan terus berusaha berolahraga dan kamu nak, bersabar dengan terus bertumbuh dan berkembang di rahim ibu ini. 

             Semoga Allah mempercepat pertemuan kita, sebelum rumah ini ramai dengan tamu tamu undangan.