Pernah punya buku diary? ane termasuk orang yang menulis diary semenjak SD lho. Diarynya juga tersimpan rapi di lemari kamar ane. lucu sebenarnya kalau membaca kembali diary-diary zaman dulu. kejadian- kejadian di masa SD, SMP dan SMA tercatat dengan segala emosi dan pola pikir ane saat itu. Ane jadi tau perkembangan ane dari masa ke masa. Bagaimana problem solving yang ane lakukan ketika menghadapi masalah. Bagaimana ane bergaul dengan teman-teman. Dan kisah-kisah sahabat dekat ane yang ane tulis disana juga sangat lucu.
Kemarin kerjaan lagi libur, yang lahiran juga lagi sepi belum ada taksiran partus. Jadilah ane membongkar lemari buku ane sambil membaca kembali diary. ane jadi inget sebuah nama, nama ane sendiri K Keyrizmi. Nama pena ane ini, ane buat waktu SMA. Saat ane membuat novel bareng sama temen ane, Vera namanya.
Masa putih abu-abu itu masa ane memulai berkarya. Novel itu menceritakan kita kelas IPA 2. dengan karakter-karakter kami masing-masing. Ada Bunda yang sangat bawel kocak dan doyan ketawa. Ada Nur yang kalem, cantik, bijaksana dan pinter, Ada Abda sang ketua kelas yang konyol, jail tapi tetep bertanggung jawab dengan kepemimpinannya, ada Mul soulmatenya Abda yang organisator, penuh mimpi dan dewasa. Ada juga Vera sendiri si kecil yang bijak, selalu jadi problem solving temannya, lebih logis dalam melihat sesuatu dan jago banget sastra. Ada Hilda yang ekspresif, cengeng tapi lucu. Hilda itu termasuk karakter yang unik, bahasa yang digunakan kadang lebay tapi ekpresif, selalu menggunakan gaya bahasa khasnya, dan hilda ini jago banget ngedebat teman-temannya.Salah satu gaya bahasa pelesetannya kalau ane bilang "jangan pelit Hildaa.." dia pasti bisa matahin perkataan ane, " Key..Pelit itu sebagian dari hemat dan hemat itu pangkal kaya". Yeach.. ane selalu mati kutu kalau lagi ngedebat dia.
Terus juga ada Ade si kecil pemberani, sang petualang dan jago banget bisnis. Ada Yanto sang ustadznya kelas IPA 2 yang selalu jadi garda terdepan dalam mengingatkan teman-temannya, diam, tatapannya selalu jauh ke depan dan sedikit aneh. Ada Septian juga, soulmatenya Yanto, ustadz kelas juga tapi berbeda karakter lebih terbuka, punya gaya tersendiri menyampaikan islam dan dia juga Ketua OSIS waktu itu.
Hampir semua teman sekelas kami ceritakan di novel itu, ada Chao, Dani, Ica kecil, Desi si sipit, Febri dan banyak lagi. Di novel itu menceritakan kisah-kisah lucu dan pertualang-pertualangan kita saat belajar dikelas, di Laboratorium, di Lapang Olahraga atau di Multi media.
Biar seru, kami tulis novel ini berbau history Fiction. Peran utamanya kami berdua, Ve dan Key. Key waktu itu digambarin seorang murid SMA yang suka banget fibonaci bergabung dengan Ve yang suka banget sejarah. Di mulai dengan penemuan Vera di perpustakaan, sebuah buku tentang harta karun yang tak pernah ditemukan jejaknya. Harta karun ini peninggalan para kompeni zaman penjajahan dulu. Lalu Key yang suka teka-teki tertarik dengan buku itu.
dan dimulailah pencarian kode kode dan teka teki. temasuk teka teka alamat sekolah SMA Key dan Ve. Jln Veteran Km 3. disinilah dimulai pencarian harta karun yang menurut Ve dan Key ada di Sekolahnya. Pencarian ini melibatkan kelas IPA 2 dengan semua warna-warni kejadian nyata yang dikaitkan ke harta karun.
Bener deh seru banget ini kisahnya, hikmah dalam novel ini tentang mimpi, persahabatan, ilmu pengetahuan dan sejarah.
Waahh.. kangen mereka semua.
K Keyrizmi ini sebuah nama yang lahir karena mereka, mereka para petualang dan pembelajar sejati. Yang memberi warna dalam sepenggal kisah perjalan hidup ane. Jazakumullah Khairan Katsir untuk
anak-anak IPA angkatan 2010. K keyrizmi itu tentang nama ane sendiri tapi mewakili mereka semua. Miss you.