Sejarah! Selalu ada Ibrah
yang kita temukan dari membaca sejarah, sejarah membuat seseorang berfikir ke
depan, memperkaya sudut pandang dan sedikitnya mengajarkan kita tentang
kebijaksanaan. Begitupun dengan sejarah perjalanan Rasulullah, ia mengajarkan
kita tentang hakikat Iman, dan jauh lebih dari itu sejarah Rasulullah
menghubungan kita dengan langit. Ada sepotong episode yang
menarik dari kisah kaum muslimin yang dikirim Oleh Rasulullah untuk Hijrah ke
Habasyah. Habasyah adalah sebuah negara yang dipimpin oleh raja yang terkenal bijaksana, Najasi. hijrah ini dilatar belakangi penyiksaan yang dilakukan kaum kafir Quraisy. Kebanyakan orang menafsirkan bahwa hijrah ini hanya sekedar menghindari kekejaman kaum kafir Quraisy kepada kaum muslimin namun ada pembahasan yang menarik dari tafsir fi zhilalil Qurann karya Sayid Quthb, seperti dilansir dalam kitabnya, Hijrah ke Habasah bukan hanya sebagai perlindungan jiwa kaum muslim, tapi jauh
dari itu ada sisi politik dari Hijrah ke Habsyah ini. Jika memang Hijrah ini
semata hanya untuk perlindungan jiwa maka seharusnya yang berhijrah adalah
orang orang islam yang lemah yang tidak
memiliki kekuatan. Namun kenyataannya orang orang lemah dan tidak punya kekuatan ini malah tidak di ikutsertakan
dalam hijrah.
pernyataan ini memang terbukti dari dari Orang mu’min yang berhijrah ke habasyah
ialah orang orang islam yang punya bergining position, bahkan rata rata
orang Quraisy, diantaranya adalah Ja’far
bin Abu thalib, ia adalah anak dari bapak yang melindungi nabi muhamad dari
embargo ekonomi. Zubair bin Awwam, Abdurahman bin auf, abu salamah al
Makkhzumi, usman bin affan dan lainnya, lalu para wanitanya pun dari keluarga
mekah yang mulia dan terpandang yang tidak akan pernah diganggu oleh kaum
kafir.
Hijrah ke Habasyah ini memberikan efek goncangan
di tengah keluarga besar kaum Quraisy. Bagaimana tidak Goncang ? ketika yang
ikut hijrah adalah UMMu Habibah binti Abu sufyan, seorang putri yang lahir dari
seorang gembong jahiliah dan tokoh besar pemimimpin peperangan melawan Aqidah Islam serta pemeluknya. Mungkin akan ada banyak pertanyaan, apa yang mengakibatkan
Putra-putra kaum Quraisy yang mulia melakukan hijrah dan hanya membawa AQIDAH baru mereka? meninggalkan segala ikatan kekeluargaan yang menjadi
ciri umum bangsa arab? dan akan banyak lagi pertanyaan-pertanyaan liar yang mengganggu stabilitas politik kafir Quraisy. inilah strategi dakwah rasulullah, hijrah ini tak sekedar hijrah namun juga untuk memperluas jaringan dakwah, thalabun nusrah dan yang paling penting adalah memperkuat hegemoni islam di hadapan musuh.
islam bukan hanya sekedar agama untuk memuaskan naluri beragama manusia, tapi Islam adalah sebuah agama yang mengatur semua aspek kehidupan, Islam adalah Politik. islam adalah ideologi yang lurus, yang ketika lahirnya saja sangat ditakuti oleh kaum kafir bahkan raja-raja diluar arab.
inilah Islam yang sampai sekarang masih sangat ditakuti, karena ketika ia tegak dalam sebuah negara maka kedamaian dan keadilan akan merasuk di seluruh negeri. sedangkan para kafir pendengki nan rakus ini ingin seluruh dunia ini hanya miliknya seorang.karena kedengkian itu mereka mencoba berbagai cara untuk mengahancurkan islam, salah satunya dengan mengkerdilan sejarah Islam. karena mereka tahu sejarah adalah bagian integral aqidah ini, ia sebuah matarantai penghubung cabang-cabang ilmu islam layaknya akhlak,aqidah dan fiqih semua akan lebih mudah di pelajari jika terdapat penghayatan terhadap sejarah. sejarah adalah penghubung kita dengan teladan kita, sejarah memberikan gambaran pelaksanaan perintah Allah, ia sebgai contoh dan teladan.
kita umat muslim yang hidup di atas pengkerdilan sejarah, seharusnya mencoba membuka lembaran sejarah-sejarah yang kaya dengan analisis dan ilmu, agar kedigdayaan, kejayaan serta kemenangan dan semangat ruhul jihad masa lalu, merasuk tubuh kita yang akhirnya dapat menggerakan kita menuju perubahan hakiki.
islam bukan hanya sekedar agama untuk memuaskan naluri beragama manusia, tapi Islam adalah sebuah agama yang mengatur semua aspek kehidupan, Islam adalah Politik. islam adalah ideologi yang lurus, yang ketika lahirnya saja sangat ditakuti oleh kaum kafir bahkan raja-raja diluar arab.
inilah Islam yang sampai sekarang masih sangat ditakuti, karena ketika ia tegak dalam sebuah negara maka kedamaian dan keadilan akan merasuk di seluruh negeri. sedangkan para kafir pendengki nan rakus ini ingin seluruh dunia ini hanya miliknya seorang.karena kedengkian itu mereka mencoba berbagai cara untuk mengahancurkan islam, salah satunya dengan mengkerdilan sejarah Islam. karena mereka tahu sejarah adalah bagian integral aqidah ini, ia sebuah matarantai penghubung cabang-cabang ilmu islam layaknya akhlak,aqidah dan fiqih semua akan lebih mudah di pelajari jika terdapat penghayatan terhadap sejarah. sejarah adalah penghubung kita dengan teladan kita, sejarah memberikan gambaran pelaksanaan perintah Allah, ia sebgai contoh dan teladan.
kita umat muslim yang hidup di atas pengkerdilan sejarah, seharusnya mencoba membuka lembaran sejarah-sejarah yang kaya dengan analisis dan ilmu, agar kedigdayaan, kejayaan serta kemenangan dan semangat ruhul jihad masa lalu, merasuk tubuh kita yang akhirnya dapat menggerakan kita menuju perubahan hakiki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar