Selasa, 27 Januari 2026

Kesedihan yang sealu datang dimasa menuju haid

 Allah, bisakah aku bertahan?

Capee, bisa gak ya Allah

Susah, susah jadi ibu, susah jadi istri.

Susah Allah. Gak bisa, cape..

Rumah tenang, gimana caranya susah?


Kenapa, dulu aku begitu percaya diri ingin seperti ibunda Khadijah😭, gak bisa ya Allah, susah. Susah ya Allah. Aku gak bisa jadi tempat yang nyaman, gak bisa membuat rumah yang tenang. Suaraku melengking ke ujung rumah tetangga.


Allah, aku ingin sehat. Aku ingin tenang, aku ingin bahagia. Maafkan aku, aku belum bisa kalau engkau titipkan anak anak lagi. Gimana? Setiap bulan aku akan merasa menjadi ibu yang gagal. Setiap bulan ada fase dimana, yang kulihat hanya sebagai istri yang memberi beban. Mentalku tidak sehat Allah, aku takut melukai anak anak. Setiap aku melakukan kesalahan, membentak mereka rasanya aku ingin mengasingkan diri kesebuah pulau. Agar aku tak menyakiti mereka.

Aku sedikit gila ya Allah..

Kamis, 15 Januari 2026

Perasaan saat aku usia 15th

 



Di usia 30++ ini,(entah kenapa aku berhenti menghitung usia di angka 30, aku tak lagi menghafal usiaku sendiri) aku masih  belum bisa menerima seorang yang meninggalkan aku dulu, sekarang malah mencoba bergantung padaku. Seseorang yang kuminta untuk menjemputku di titik paling rendah hidupku, ia malah takut dan bertanya tentang kontrakan aku.

Aku tak bisa pura-pura tiba tiba bercerita tentang serunya hidup ku, pada orang yang tak pernah mendengarkan kisahku diusia belia ku. Aku tak bisa membohongi ku sendiri. Dengan membuat kepalsuan keakraban. Karna memang kita tak pernah akrab. Dia berpaling jauh, disaat semua teman ku bergantung dan membanggakan ayah mereka.

Aku tak pernah bisa, bukan... aku belum bisa, bagiku cukup, setahun sekali menjenguknya, mengobrol hal ringan tentang rekap hidup ku dalam setahun. Tapi kalau dia mencoba bergantung pada Ku? Sungguh aku belum bisa, dan sungguh aku belum sanggup. Kita asing.. bertahun tahun kita asing, jadi tak perlu kita menjadi tiba tiba akrab. Cukuplah kehidupan kita hanya sekedar saja. Jangan lebih jauh. Aku belum siap.

Dulu, aku benar benar masih berharap dan bergantung pada dia. Tapi sekarang aku tak di titik itu lagi. Semuanya sudah lewat dan terlambat.

Allah maha pengasih, kenapa kamu enggak?
Aku memaafkannya, hanya saja kalau dia tiba tiba ingin menyelip dikehidupan ku, aku sungguh-sungguh tak bisa. Dia sudah terlalu lama hilang dalam part hidup ku, ia ada setahun sekali sekitar 2 jam saja. Jadi jangan tiba tiba ingin hadir setiap bulan atau setiap hari di hidup ku

Maaf, aku memaafkan mu
Tapi untuk menerima mu kembali, dalam hidup ku saat ini, maaf aku belum bisa..

Kamis, 18 Desember 2025

Ibu

 

Liburan tahun 2025 ini kami pergi ke yogyakarta. Padahal bukan pertama kali kami berlibur kesini, tapi entah kenapa diperjalan ini,  mengingatkan aku pada masa kecil ku sendiri.

Dimana kemana pun ibu mengajak ku, aku selalu menderita, karena mabuk perjalanan, moddnya yang selalu jelek, tak bahagia. Aku lihat muka muka yang tak ceria di poto kenang kenangan itu, dan yaa... aku seperti anak anak ku hari ini.


Aku jadi mengingat, sesabar itu ibu ku, dan aku jauh dari kata sabar, aku selalu merasa gagal jika perjalanan itu tak seperti yang ku bayangkan..



Kamis, 19 Juni 2025

Manusia

 Aku jenuh, kata ku

Ternyata, hal hal yang aku inginkan dulu, tak selalu indah dijalani. Ingat sekali, ketika ku dulu memohon dengan sangat. Saat aku terpuruk, lelah, menderita karna cinta yang kurasakan tak bisa berlabuh. Hanya rasa suka seorang diri membuncah di dada seperti ingin meledak.


Tentu saja, aku menulis ini bukan karna ingin jatuh cinta lagi pada mereka yang ada di masa lalu, aku hanya rindu rasanya. Rindu saat aku memohon dengan sangat padaNya. Menangis tersedu, karna hati ini merindukan salah satu manusia ciptaanya.


Tetiba, saat aku itu juga aku membaca

"Berapa bodohnya manusia, dia menghancurkan masa kini sambil mengkhawatirkan masa depan, tapi menangis di masa depab dengan mengingat masa lalunya"Ali bin Abi Thalib


Ah, aku ternyata si manusia bodoh itu


Iya aku si manusia bodoh itu, yang selalu ingin seperti masa lalu, karna hanya aku selalu merasa kesepian. Tapi ternyata setelah kunaca tulisan ku dulu. Sesibuk apapun yang kurasa memang rasa sepi.


Nyatanya jalan kehidupan ku ini tak pernah lepas dipeluk sepi. Bukan, bukan karna aku tinggal sendiri. Jelas aku punya suami dan empat anak, yang rumah ini tak pernah tak bising. Sepi itu ada di hati ku terdalam, tak pernah terpengaruh dengan lingkungan, ia tetap setia memeluk ku.


Lalu setelah aku tahu sepi itu memang selalu ada? Apa yang akan aku minta. 


Aku hanya meminta semoga Aku bisa lebih baik dari kemarin. Semoga aku tak pernah mengeluh, sekoga aku berlapang menerima anak anak ku

Senin, 04 September 2023

Pertemuan

Hai, aku adalah si pemimpi, yang menulis setiap mimpinya dan terus mengingatNya, kalau ada kesempatan ku kejar, kalau takdir  berkata lain kadang aku berhenti mengejar, tapi anehnya, mimpi-mimpi itu tetap terwujud satu persatu. 

Karna dialah, Sang Pengabul doa

Pertama kali ku dengar namanya saat itu entah tahun berapa mungkin sekitar tahun 2013 atau entah tahun 2014, pokonya ku dengar namanya saat itu, namanya "kang cepi" tapi sungguh aku tak pernah melihat wajahnya. Sekalipun tak pernah, hanya namanya yang tersebut berkali kali oleh teman teman ku.

Sampai suatu ketika, aku diamanahi memimpin suatu acara, dan dia pun sama, aku leader di tim akhwat, dan dia leader di tim ikhwan dari sinilah komunikasi itu terbuka.

Sungguh perasaannya masih sama, padahal hampir 9 tahun yang lalu, tapi aku masih bisa mengingat, jejak jejak perasaan ku, yang tadinya hanya kudengar tentangnya, sekarang berkomunikasi langsung untuk koordinasi keberlangsungan acara. Sungguh hari yang sibuk, penuh luapan semangat juga agak canggung. Hari itu, dia yang tinggi, pakai celana jeans, penuh semangat dan dapat di andalkan.

Dan kau tau, aku masih sangat mengingat detik detik Allah mengirim pesan, bahwa ia jodoh ku, adalah saat ia membacakan puisi, puisi pemuda yang penuh semangat, memalingkan setiap orang yang melihatnya.


Ah masa itu.. memang masa yang indah, masa penuh cinta dan semangat yang menggebu, aku beruntung, karna Allah memberi ku banyak aktivitas yang berharga, yang bisa kuceritakan pada anak anak ku


Bisikan tentang ia adalah jodoh ku itu jelas jelas aku tepis, aku lagi tak ingin jatuh cinta saat itu, aku selalu bilang aku hanya ingin jatuh cinta sekali lagi dengan orang yang memang Allah tulis takdirnya untuk menemani ku di dunia ini.

Tapi setiap kali ku ingat bisikan itu, bisikan itu seperti sebuah keyakinan yang akan menjadi nyata.

Tentu, masih panjang cerita tentang kami, meskipun tak ada yang istimewa, kami hanya saling mencocokan saat pertama kali kami di ruangan bersama hanya berdua. Tentunya setelah akad itu tertunaikan

Di tahun tahun itu, aku memang sibuk, sibuk taaruf dengan beberapa cv yang datang, sibuk juga mengajar, sibuk juga bekerja di dua klinik dan juga sibuk produksi elsina, ahh sungguh hari hari yang sangat ku rindui.

Setelah mencocokan banyak hal, aku tahu bahwa yang pertama kali jatuh cinta, adalah suami ku.. hihi lucu ya.. 

Aku merasa ingin mengulang hari hari itu. Ia sih seperrinya tak ada perkerjaaan lain apa gitu, harus dan mesti mengulang lagi.

Tapi bukankah memang begitu alamiahnya manusia, suka mengenang ngenang masa lalu. Pun nanti di Surga, kita akan lebih sering mengenang tentang masa masa di dunia, karna itu adalah kenikamatan hati.


Sabtu, 02 September 2023

tentang masa lalu

Hari itu ibu datang kerumah ku, karena aku dan anak anak sakit. Beliau segera naik kereta Sukabumi -Bogor.

Dirumah ibu bercerita, Bapak menelepon, katanya memulai bercerita, minta maaf sama ibu..

"Ooh.. " kata ku kaget. Dalam hati aku sedikit lega.. " emang Bapak ngomongnya gimana?"

"Ndah... ieu Bambang.." kata ibu, detik itu aku merasa hati ku sedikit meleyos,  hmpt.. aku merasa kata pembuka itu adalah sebuah ke romantisan, detik itu aku membayangkan andai saja ibu dan Bapak masih seatap serumah, hidup harmonis.

Mungkin saja, kebahagian ku bertambah tambah dan tak ada ke khawatiran.

Lalu ibu melanjutkan cerita..
"Bapak cerita, harusnya ndah teh..begini..begini.. dan begini.. sama ibu teh di stop, iyah..iyah.. ayeuna mah silih hampura we" 

"Emang menurut bapak, ibu harusnya gimana?" Kata ku " ibu harus bertahan atau bagaimana"

" bukan.. itu mah udah masa lalu, pokoknya Bapak teh cerita, Bapak pas ngebohong teh, pengen nya ibu gimana gitu, gak jelas da sama ibu ge keburu di stop, masa lalu eta mah"

" ooh kata ku, kunaon ku ibu gak di dengerin we atuh, mungkin gara gara itu Bapak  Struk." Kata ku

"Ah.. ibu teh gak mau banyak omong"

"Oh kata ku.."

Pikiran ku, melayang jauh lalu berandai andai, andai saja bapak hanya jadi bapak ku, mungkin semuanya akan berbeda, mungkin aku akan terpukul dan sangat sedih ketika Bapak mengalami Struk, mungkin aku akan syok dan serasa dunia akan hancur.

Tapi apa yang kurasakan saat kudengar kabar itu. Mati rasa, tak kurasakan sedikitpun rasa syok dan sedih. Hanya sedikit rasa empaty untuk menengoknya dan itu pun sekali.

Sebelum mendengar kabar ini, bahkan aku membayangkan apakah aku akan sedih ketika kudengar kabar Bapak ku meninggal?
Ia hanya orang lain bagi ku, dulu saat ku susah, aku saat merindukan sosoknya. Lalu berandai andai, andai aku punya Bapak, mungkin hidup ini tak sesusah ini. Andai Bapak ada disamling ku, mungkin aku bisa bercerita seperti oranglain bercerita tentang Bapaknya.


Hai suami ku, aku merasa dirimu belum mampu, jika terjadi aku takut kehancuran itu datang, anak anak yang fatherless. Aku ingin kamu menjadi abanya anak anak dari rahim ku saja, agar rasa cinta mereka terpenuhi oleh mu, tak berbagi.

Kadang ada rasa titik untuk mengikhlaskan, tapi aku teringat masa kecil ku, jadi ku urung semua itu.

Aku akan selalu berdoa, semoga Allah menakdirkan engaku hanya untuk aku dan anak anak ku..

Rasanya aku tak mau terulang lagi, hala hal yang menyakitkan saat aku kecil.

berat badan anak anakì

Meningkatkan berat badan anak
Makan makanan real food
Makan pagi suapin
Makan sore suapin

Cemilan 
Olaahan daging ayak, sapi dan ikan 
(Baso, sosis, telur, baso ayam, baso ikan)

3 sep 2023 aku menulis kembali mimpi ku

Allah aku menulis lagi, menuliskan sesuatu yang kuinginkan di dunia ini, aku bilangnya bukan untuk menggenggam dunia untuk ku, dunia yang akan ku tinggalkan

Aku hanya ingin meninggalkan harta yang halal untuk anak cucunya, membekalinya dengan iman dan ilmu, agar lebih mudah menjalani hidup di dunia ini..

Bukan..bukan ku tak percaya, anak cucu ku tak akan diberi  rezeki oleh engkau Arrazaq..

Karna hidup sekali.. aku hanya ingin membuat sebuah karya saja..


Its my dream..
1. Naik haji bersama ibu, umi, bapak, ayang suami tahun 2025
2.jualan home dress cantik 2023
3. Omset home dress dari mulai 100 juta, 1 Miliar sampai 1 Triliun
4. Membuat klinik bersalin yang banyak dokter opgyn nya untuk usg, dan bersalin normal yang gentle birth
5.membangun kandang close house lalu membuat sistem bisnis, yang bisa dinikmati sampai anak cucu berturun turun kebawah..
6. Bacpaker umroh bareng Ayang suami, Shofiah, ibrahim, Khansa dan Hafsah
7. Membangun rumah di sentul, rumah yang nyaman, rumah yang besar, ada kolam renangnya 2024
8. Membeli tanah di ci jagung, membangun rumah, untuk pulang, rumah yang hangat 
9. Menyekolahkan shofiah kedokteran S1 S2 S3, dan juga sekolah Lc lainnya
10. Menyekolahkan ibrahim Bisnis School keluar negeri, dan sekolah ke Madinah menjadi Ulama yang Alim, yang banyak Ilmu
11.Menyekolahkan Khansa Ilmu IT, menjadi Problem Solving untuk Dunia yang makin Maju 
12. Hafsah Ma'rifatuha Mufida, mensekolahkannya  ke luar negeri, menjadi ibu yang alim, ibu yang berilmu, tempat bertanya fiqih , problem solving untuk sehala masalah dunia yang makin baru


Aku kira ketika aku menulis mimpi, mimpi ku akan sangat banyak, ternyata tidak, mimpi ku tinggal sedikit, karna mimpi mimpi yang ku tulis saat remaja, sudah Allah kabulkan satu persatu..

Selasa, 16 Mei 2023

Rasa seorang Ibu

Menjadi ibu itu sangat tidak mudah, bergejolak hati dan pikirannya..

Disaat menemani..
Mungkin ada seribu larangan yang keluar dari mulut ini, semakin bawel semakin pusing hari itu

Disaat Jauh..
Yang terbayang hanya kesalahan kesalahan yang terlalu keras menegurnya, padahal bisa dengan lemah lembut, lalu kenapa teriakanlah yang sering keluar?

Menemani anak anak itu sungguh tidak mudah, setiap malam menyiapkan berbagai skenario peneguran dengan cara baik, tapi saat menjalaninya yang muncul itu itu lagi

Sungguh tidak mudah ya Allah, kalau bukan karena pertolongan mu, entah jadi apa anak anak ku ini, di didik oleh ibu yang sangat pemarah..

Allah bimbinglah anak anak ku, karna kalau bukan engkau yang membimbing siapa lagi? Hanya engkau yang berkuasa atas anak anak ku. Maka ku pasrahkan segalanya padaMu, tentang sulit dan mudahnya mengajarkan mereka membaca, menghafal dan menulis ayat ayat Mu.

Allah kupasrahkan semua ingin ku padaMu, tentang sebuah Rumah yang selalu ku inginkan, rumah di dunia dan di surga.
Aku percaya engkaulah sang pemberi rezeki. Takan hilang ruh ini, sebelum rezeki itu terpenuhi semuanya

Allah lembutkanlah hati anak anak ku,.untuk belajar tentang Mu, tentang Rasul Mu dan tentang Jalan menuju surga Mu

Allah mudahkanlah lisan anak anak ku untuk melafadzkan setiap kalam Mu dan ilmu Mu

Allah tentang rumah yang kuimpikan, semoga engkau menenangkan hati ku, bahwa rumah yang kutempati sekarang juga adalah tanda cinta dari Mu, cinta yang besar disaat aku berada dititk terendah dan merasa engkau tinggalkan..

Allah aku rindu rumah Mu.. semoga engkau mengundang ku kembali

Allah tentang dzikir ku yang sedikit itu, semoga lelah ku adalah cara terbaik untuk berdzikir...

Senin, 04 April 2022

Kecelakaan di pasar cibadak

 Pagi tadi abi menyetir sambil mengantuk, dan terjadilah tabrakan, pelan sih, tapi deg degannya sampai sekarang


Hubungan suami istri ini rumit, kalau sudah abi memarahi ku untuk hal kecil, sudahlah..


I dont know, mungkin aku menyangkal atas setiap kesalahan, aku ingin dimengerti kesalahan itu wajar istri lakukan.


Harusnya aku bilang, " abi membentak ku, untuk urusan sepele, baiklah maafin aku, dan aku memaafkan abi"


Harus ada saling ridho dari pasangan, atas setiao keburukan pasangan muncul, astagfirullah..


Aku tau sekarang, ketika pasangan mu marah, kadang rasa marah itu saja sudah merenggut semangat mu, tak ingin menjawab, tak ingin membela diri


Padahal ketika aku marah, aku butuh jawaban, aku butuh alasan..

Kamis, 15 Juli 2021

 Bahagia itu apa sih,

Rasa-rasanya dulu aku tidak pernah menggantungkan kebahagian ku kepada orangtua ku, apalagi setelah ibu dan bapak bercerai.

Lalu kenapa setelah 5 tahun pernikahan ini, aku menggantungkan kebahagian ku pada suami ku.


Yang notabene suami ku hanya sedikit memahami ku.. bukan.. sebenarnya aku saja yang terlalu banyak minta. Ingin ke Parangtritis, ingin tambahan uang, ingin dimengerti, ingin di manja.


Sedangkan suami ku, sibuk dengan banyak nya amanah di pekerjaan.


Aku juga tidak memahami posisi suami ku sama sekali. Kalau di tulis mana pengabdian ku yang memuaskan suami..


Anak berantem terus, kamar belatak, rumah apalagi, masakan gak enak, jutek, tidak lemah lembut, kasar, nusyuz , anak gak keurus,aah kadang aku juga berfikir pada. Akhirnya klaau begini terus mungkin suami ku juga tidak merasa bahagia dengan ku.



Rabb bahagia seorang istri itu apa sih, ko aku lebih banyak merasa kesepian dan bosan, di bandingkan rasa bahagia.. 


Rabb ajarkan aku cara bahagia yang hakiki















Rabu, 07 Juli 2021

Ketika hidup terasa selalu sial

 Rabb.. boleh kah aku sedikit merajuk?

Kenapa Rabb? Kenapa apa yang ibu ku usahakan tak kunjung ada hasil?


Bukankah ia sudah lelah telah membesarkan aku dan adik2 ku?


Lalu kenapa tak kau limpahkan sedikit karunia mu yang kau berikan kepada orang banyak itu??

Rabb, bukankah dari dulu ia merawat kami, membesarkan kami, menyekolahkan kami, lalu kenapa tak kau jadikan kami manusia manusia dengan keberlimpahan harta, hingga bisa ku katakan padanya, beristirahatlah, atau nikmatilah, atau jalan jalanlah keliling dunia.


Rabb, bukankah ia mengusahakannsesuatu yang telah ia jalani lebih dari seperempat abad??


Lalu kenapa hanya rugi saja yang ku dengar? Untung sekali rugi berkali kali. Kenapa Rabb..



Rabb bukankah engkau maha pengampun, meski ia dulu mengambil riba yang kau perangi, tapi bukankah engkau maha Rahmah dan maha pengampun, menyayangi setiap makhluk meski melakukan kesalahan berkali kali??



Lalu kenapa?? Kehangatan dan keberlimpahan rezeki mu tak kunjung datang kepadanya???




Senin, 04 Januari 2021

Harap Harap Cemas


    
        Tak terasa waktu cepat belalu, sudah menginjak 2021 lagi, usia sudah mau kepala 3, alhamdulillah sudah diberi amanah 3 anak shaleh dan shalehah. 

            Setiap kehamilan selalu memberikan sensasi berbeda, lupa dengan pengalamn dua anak yang lalu, dan diberi rasa yang baru di setiap kehamilan. kehamilan itu gak selalu begitu-begitu saja rasanya. yakinlah selalu berbeda disetiap anak. Ibu tulis di kehamilan anak ke 4 ini, gerak mu de sangat-sangat aktif, sampai ibu kadang harus menahan nafas karna tendangan mu sangat-sangat keras. lalu gerakmu bukan hanya menendang, bukan hanya menyikut, tapi bergoyang kanan kiri, punggung mu bisa berpindah kesamping yang lain dengan gerakan cepat, hingga perut ibu bergelombang seperti pesisir pantai. Terkadang ibu benar benar tidak bisa tidur karna gerakan mu yang MasyaAllah. 


            De.. ibu berdoa, dirimu menjadi anak shaleh yang faqih fiddin, menguasai ilmu fiqih, hadits dan Alquran. untuk menyelesaikan permasalahan umat yang terus berdatangan. kamu tahu dunia sekarang adalah dunia dengan perubahan yang sangat cepat. Hal-hal baru akan selalu ada disetiap minggu. ummat menunggu mu untuk menjawab pertanyaan setiap hukum dari hal hal baru itu. maka ibu berharap engkau menjadi seorang yang faqih fiddin dan juga menguasai Intelegency Artificial. teknologi yang akan selalu hidup dengan mu. 

             Jalan hidup mu dan kaka mu akan berbeda dengan jalan hidup ibu dan Abi. maka bersinarlah di zaman mu, menyinari bumi dengan syariat dan aturan Allah. 

             Hari ini dan esok, ibu sedang menunggu kelahiran mu, kelahiran yang selalu ibu nantikan, ibu sudah siapkan diri ibu untuk merasakan gelombang cinta menymabut kelahiran mu, ibu senam, yoga, main gymbaal dan juga power walk, berharap proses persalinan mu lancar dan ibu kuat, tenang dan berbahagia dalam proses kelahiran mu. 

            
             Nak,, hidup kita adalah hidup para pengembara, tak bisa bermanja, jauh dari sanak saudara dan nenek mu. Maka mari kita kuat bersama, minumlah ASI dengan berbahagia, karna rezeki untuk mu begitu mudah Allah persiapkan untuk mu. Mari belajar berbagi dengan teteh dan kaka mu, saling meberi kasih sayang dan pelayanan, memudahkan urusan teteh dan kakang serta berbagi ibu dan waktu untuk abi mu. 


             Ibu berharap engkau cepat lahir, ibu tak sabar berjumpa dengan mu, ibu pun tahu kau pun sama seperti ibu, ingin cepat cepat melihat dunia ini. maka mari kita sama sama bersabar, ibu bersabar dengan terus berusaha berolahraga dan kamu nak, bersabar dengan terus bertumbuh dan berkembang di rahim ibu ini. 

             Semoga Allah mempercepat pertemuan kita, sebelum rumah ini ramai dengan tamu tamu undangan.

Jumat, 04 September 2020

MAAFKAN SUAMI MU, SIAPA TAU ITU TIKET SURGAMU

Mungkin ada perilaku suami yang membuat hati kita terluka Mungkin ada tuturkata suami yang membuat kita nelangsa Mungkin ada janji suami yang membuat kita kecewa Mungkin ada banyak hal dari suami yang membuat kita berderai air mata Mungkin.....dan....mungkin Namun Saat kita memilih memaafkannya Saat memutuskan memakluminya Saat berusaha mengerti keinginannya Saat memperbesar percaya kepadanya Saat mengecilkan ego kita dihadapannya Saat tetap tersenyum dan melayaninya Siapa tau dari sanalah kunci surga bagi kita sebagai istri tercipta Siapa tau itulah tiket kita untuk masuk ke surgaNya 4 agustus 2020 . . #learntobehamba #berdamaidenganluka #newnormalofme #happylife #happywife #pernikahan

Jumat, 22 Mei 2020

Bersyukur itu saat dimana hati mu menilai semua yang disekeliling mu gelap, tapi kamu selalu percaya akan ada cahaya terang disana


Bersyukur itu selalu fokus kepada nikmat yang Allah beri tanpa silau dengan nikmat orang lain


Bersyukur itu selalu berfikir bahwa dibalik sikap seseorang selalu ada sumber sumber kebaikan


Bersyukur itu memelihara sikap positif.dan prasangka baik meski banyak orang menyakiti tanpa mereka sadari


Peka kan lah hati untuk selalu bersyukur, tidak mudah, tapi semuanya akan mudah karna terbiasa..


Biarlah hati ini yang selalu berusaha keras untuk bersyukur, hingga rasanya gemeteran menahan diri

Senin, 01 Juli 2019

Aku bosan

Aku bosan melihat dunia yang kulihat.. aku bisa melihat dunia dengan mudah di detik kapan pun aku mau..

Dan aku bosan melihatnya..
Menyilaukan...
Melenakan..

Bukan dunia ini yang aku rindukan..
Dunia ini melenakan, dan aku bosan melihat nya..

Aku hanya ingin dunia yang penuh dengan ilmu.. diem di mesjid mendengarkan mereka yang lebih mengenal Mu..

Kamis, 14 Maret 2019

Bahagia

Bahagia dalam rumah tangga adalah sebuah seni mengolah rasa. Melihat sisi lain dari setiap keadaan. Komunikasi akan selalu menjadi hambatan, karena kita memang makhluk dari planet berbeda. Maka yang mampu kita lakukan hanyalah mengolah apa yang ada dalam diri kita, daripada lelah menuntut bicara pada pasangan kita..

Bahagia hanya persoalan seni bagaimana kita mengolah rasa, mengalah..mengalah dan mengalah.. Maka akhir dari semuanya kitalah pemenangnya. Itulah hukum yang berlaku dan memang benar adanya..

Tapi kemenangan itu bukan seperti sesuatu yang kita bayangkan kemenangan diarena gulat...bukan..bukan seperti itu..

Kemenangan itu hadir karna kita mengalah dengan mengolah rasa,hingga pasangan kita mengetahui ketulusan kita.. Tulus ingin sama sama berubah..tulus ingin sama sama membahagiakan..

Tiada yang lebih membahagiakan ketika kekasih yang kita cintai bahagia.. Yah itulah kuncinya.. Kebahagiaan suami kita adalah kebahagiann kita,pun begitu sebalikanya..

Maka cobalah mengalah dan mengolah rasa, agar kebahagian itu tercipta🥰

Iri

Aku selalu iri kepada orang orang yang sedang di uji dengan ujian yang tak pernah terbayangkan oleh ku.

Mereka yang sedang di uji, adalah mereka mereka yang dirangkul erat olehNya.

Agar hanya bersujud pasrah padanya..

Aku iri pada mereka yang di uji, karena pasti mereka akan merasa kehadiranNya begitu dekat


Hmmpt.. Aku tersadar sendiri, bahwa aku pun sedang di uji..namun kenapa tak ku sadari kehadiranNya yang begitu dekat. Aku hanya mengeluh " sepi", sepi dan sepi.. Padahal ia sang pemilik hati selalu menemani...

Yaaa..seharusnya aku iri pada diriku sendiri, karena ia pun sedang di uji dan dalam masa ujian.. Namun diri ini tak begitu sadar, hingga hampa saja yang terasa...

Sepi

Aku merasa kesepian, apalagi setelah bangun dari tidur siang, sepi itu seperti dingin yang menyergap, ia tak mau enyah, meski gaduh disekitar

Sepi..kata ku pada suami ku, entah apa yang ia pikirkan.. Aku tak begitu tau apa tanggapannya, lakilaki yang tak pandai mengungkap rasa..

Malah aku senang, ketika dia marah pada ku jumat kemarin, saat aku pergi belanja dan ia tertidur lelap di rumah sendiri, aku merasa senang, karena ia sedang mengungkapkan rasa.. Hingga aku bisa mengintip seluruh isi hatinya..meski sepersekian detik tertutup lagi..

Sepi, sepi ini seperti sepi yang dulu.. Ya dulu pun ia selalu menghantui, meski tak membuat ku takut, hanya saja sering menimbulkan tanya..

Kenapa sepi ini hadir?

Aku sedang meraba dan menimbang rasa, agar menemukan secercah cahaya dari tanya ini..


Sepi kata ku, sepi itu hadir bukan karena aku sedang sendirian, malah lebih saat keramaian yang terpause sejenak.. Yaa saat aku masih bisa melihat ramainya orang..disitulah aku merasa kesepian..

Dulu..
Aku kira kekasih dapet menghapus rasa ini, nyatanya malah aku lebih sering merasa sepi. Bahkan ketika ia sedang di sisi ku..

Lalu ku timbang lagi semua rasa yang ku inginkan..aahhh..ternyata aku hanyalah manusia yang tak pandai bersyukur, setelah begitu banyak nikmat dari nya.. Aku hanya banyak menuntut ingin ini dan itu

Sepi kataku..
Satu kata yang akan ku peluk erat erat.. Karena di persinggahan nanti kesepian lah yang menemani...


Senin, 07 Januari 2019

Maaf dan Terimakasih

Hai manusia yang paling aku cintai, maafkan istrimu ini yang tak selalu menunjukan wajah berseri-seri disetiap hari.
Yang tak pandai menyembunyikan badmoodnya hingga terkadang dirimu yang jadi sasaran pelampiasan😅.
Padahal kata Allah sebaik-baiknya istri adalah yang wajahnya selalu berseri-seri di depan suami..

Hai suami ku yang wajahnya selalu berputar-putar dalam ingatan ku, maafkan istri mu ini yang lebih banyak menuntut ini itu daripada bersyukur atas nikmat yang nyatanya sudah didepan mata, Padahal kata Allah sebaik-baik istri adalah ia yang selalu bersabar dalam setiap keadaan

Hai kekasih ku dunia akhirat.terimakasih sudah hadir dalam hidup ku, yang tak henti membuat ku bahagia, meskipun aku kadang tak memahaminya
😇😇😇

I love u forever
Maaf dan terimakasih ayangkuu...