Selasa, 23 Oktober 2012

Pemuda


Sejarah membuktikan bahwa pemuda selalu berperan dalam hampir semua pencapaian cita-cita bangsa.
“Dan ingatlah ketika musa berkata pada kaumnya,’hai kaumku,ingatkah nikmat Allah atas mu ketika dia mengangkat nabi nabi diantara mu dan dijadikan-Nya kamu orang orang yang merdeka, dan diberikan_Nya kepada mu apa yang belum pernah diberikan_NYA kepda seorang pun diantaraumat umat yang lain” (al-maidah : 20)
Gambaran ayat ini tidak sesuai dengan keadaan bani israil saat itu. Bani Israil merasa menjadi budak yang terbelungge orang tirani dan mereka lupa keistimewaan yang diberikan oleh Allah, bahkan saat itu bani Israil tidak mempunyai semangat untuk bangkit dari keterpurukan. Lalu Nabi Musa  menyadarkan kaumnya dengan menggambarkan sejarah bangsanya untuk mengangkat semangat mereka.
Sama halnya dengan  bani Israil, kita  memiliki sejarah . dan sejarah mencatat pemuda hampir selalu berperan dalam perjuangan meraih cita cita bangsa.  Kemerdakaan negeri ini diprakasai oleh para pemuda.  Lalu rezim orde baru pun ditumbangkan oleh para pemuda. Pemuda mempunyai peran yang amat sangat penting di sepanjang perjuangan negri ini.
Begitupun  sejarah dakwah islam,pemuda mempunyai peran penting. Bahkan nabi dan rasul yang diutus oleh Allah pun dari kalangan pemuda, mereka rata-rata berusia 40 tahunan.  Alquran pun banyakberkisah tentang keberanian para pemuda. Misalnya ashabul kahfi, lalu kisah nabi Ibrahim yang berani mengancurkan berhala.
Selain itu, para Nabi dan Rosul adalah contoh teladan para pemuda dalam merubah suatu bangsa. Nabi Muhammad SAW berhasil merubah kondisi bukan hanya satu bangsa tapi hampir separuh dunia. Tercatat berbagai nama pemuda terbaik di zamannya menghiasi perjalanan beliau. Tidak kurang dari sahabat seperti Ali bin Abu Thalib, Zubair bin Awwam, Ja’far bin Abu Thalib yang sejak berusia delapan tahun telah ikut berjuang bersama Rasul hingga saat usia mudanya tiba, mereka sudah demikian matang matang mengelola sebuah peradaban yang besar. Sama halnya dengan sahabat seperti Arqam bin Abi Arqam, Shuhaib Ar Rumy, Zaid bin Haritsah, Sa’ad bin Abi Waqqash, Usman bin Affan, Usman bin Said, yang sedari belasan tahun berjuang bersama Rasulullah.

          Lalu bagaimana kondisi para pemuda di negeri ini, ketika dulu Muadz bin Al Jamuh begitu bersemangat berjihad untuk mendakwakan islam di usianya yang begitu muda,tapi para pemuda di negeri ini  tauran, narkoba, seks bebas,dan banyak lagi kenakalan remaja lainya, itu semua bisa kita sebut dengan westoxciation atau (peracuanan barat). Barat mengetahui bahwa para pemuda yang selalu ada di garda depan untuk perubahan. Akhirnya mereka meracuni pemuda,hingga kebanyakan para pemuda di negeri ini hanya menjadi beban Negara.
          Jelaslah sudah. Kita sebagai pemuda harus sadar dan mulai bangkit serta menyembuhkan diri  dari racun racun yang ditebar itu. Sehingga kita bisa merebut kejayaan kita dimasa lampau, saat islam begitu benderang dan merajai dua per tiga dunia. Tentunya kita harus mempunyai kualitas pemuda seperti abu bakar, ali, umar dan generasi awal islam yang tauhidnya lurus serta keberaniannya yang menghujam untuk menyebarkan islam ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar