Senin, 04 Juni 2012

Pengadilan Allah



                Suatu hari Rasulullah sedang bersama para sahabat; sejenak beliau tepekur dengan wajah khawatir; tapi tak lama kemudian tertawa. Terheran, para sahabatpun bertanya, “Ya RasulaLlah, ada apakah kiranya sehingga engkau tampak khawatir tetapi kemudian tertawa?”
 “Telah diperlihatkan padaku”, ujar beliau sembari tersenyum, “Dua orang dari kalangan ummatku yang bersengketa di hadapan Allah.”  Satu di antara mereka berkata: “Ya Rabbi, tegakkan keadilan di antara kami; dulu di dunia, saudaraku ini berlaku zhalim & keji!”.
 Si tergugat tertunduk malu, menangiskan sesal & takut. Maka Allah pun memanggil sang penuntut dengan lembut & berfirman padanya. “Wahai hambaKu, angkatlah kepalamu!” Maka sang penggugat menengadah & melihat sebuah istana yang begitu indahnya. Dia terpesona. Istana itu terbuat dari permata & marjan, dibingkai oleh emas, dihiasi mutiara. Maka dengan takjub ternganga, hamba itu bertanya. “Duh Rabbi; bagi Nabi siapakah istana ini? Atau milik orang shiddiq yang mana ia? Atau kepunyaan pahlawan syahid zaman apa pula?” .
Maka Allah berfirman; “Istana ini akan menjadi milik siapapun yang mampu membayar harganya.” Penggugat itu terbelalak & bertanya. “Berapakah harganya Ya Rabbi? Dengan apakah orang yang menginginkan akan membayarnya? Siapakah yang beruntung bisa memilikinya?” Allah berfirman; “Adalah dirimu mampu membayar harganya. Jika kau memaafkan saudaramu itu, niscaya istana ini kan jadi milikmu!” .
 Maka berteriaklah hamba itu tergembira, “Demi kemuliaan & keagunganMu Ya Rabbi; sungguh kini aku telah memaafkan saudaraku ini!” Maka Allah karuniakan istana itu; Dia hapuskan dendam & luka di hatinya, hingga mereka kembali bersaudara & bertetangga di surga. "Kami lenyapkan segala dendam di hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara, duduk berhadapan di atas dipan-dipan." {QS 15: 47}.
Hikmah pertama dari #kisah ini adalah; sebaik apapun menjadi insan, berupaya menjaga keshalihan & akhlaq; kita mungkin menyakiti sesama. Jika ada kesalahan & aniaya kita pada sesama; sengaja atau tidak; semoga kelak Allah yang kan membela kita di pengadilanNya. Tentu tidak semua insan mendapat kehormatan dibela Allah 'Azza wa Jalla. Ada yang ketika digugat; Allah persilakan si penuntut mengambil kebaikan si tergugat untuk ditambahkan pada pahalanya. Atau jika tiada lagi kebaikan, dosa si penggugat dialihkan pada orang yang telah menzhaliminya -dengan lisan maupun tangan- di dunia. Na'udzu biLlah. Mari melayakkan diri tuk dibelaNya..
. "Hai orang beriman; jika kalian menolong agama Allah, maka Allah akan tolong kalian & meneguhkan telapak kaki kalian." {QS 47: 7}.
Pelajaran lain; jika memaafkan di akhirat berbalas istana surga; maka betapa mulia yang berkenan memaafkan sejak di dunia.
Seperti sahabat yang dijamin surga; amal-ibadahnya dianggap biasa; tapi selalu melepas semua luka, kecewa, & iri jelang tidurnya
Dikutip dengan tambahan dari Syarh Shahih Muslim-nya Imam An Nawawi. Semoga #kisah 'Istana Kemaafan' mengilhami Shalih(in+at) sekalian:)
from Twitter for iPhone retweeted 12 times

HARAKAH???!!!



          ini kisah yang saya ingin tweeps ambil pelajaran, cukup disimak, dan tak perlu ajukan pertanyaan setelahnya, ok :)
satu waktu, di mail saya terdaftar puluhan tanya yg menanti dijawab, satu persatu saya buka dan jawab semampu ilmu yg terbatas. ada tanya singkat dari seorg akhwat "afwaan jiddan, felixsiauw manhajnya apa ya?" | jwb saya "ahlu sunnah wal jama'ah". karena begitulah seharusnya manhaj setiap Muslim, mengikuti sunnah nabi dan bersatu dalam al-jama'ah Islam, syarat surga, ujar Rasul.
tanya kedua dr akhwat yg sama "afwaan ada yg bilang ke ana bahwa ustad aktivis HTI ?" | mulai aneh, sy jawab "betul, sy aktivis HTI". lalu dijawab "afwan ustad bukan ahlussunnah wal jama'ah dan bermanhaj salafusshalih ustad dari HTI tdk semanhaj dgn ana :)".
DEG! terdiam semenit saya di monitor, coba resapi kalimat barusan dgn teliti, khawatir setan telah merasuk menjadi prasangka buruk. . saya coba baca lagi, khawatir ada ambiguitas kalimat, coba pahami dengan kacamata khusnu dzann, namun tak dapat pembenaran itu. masyaAllah, masyaAllah, istighfar berkali-kali sy coba lafalkan, harapkan itu bermanfaat agar airmata tak berlinang keluar.
terus terang, kami mualaf | sudah biasa bagi kami dicaci-maki kaafirin saat kami coba jelaskan Islam pada mereka. terus terang, ayah kami belumlah Muslim, dan itu meniscayakan kami berbangga dengan Islam saat lingkungan justru mengolok-olok kami, dan tak sekalipun kami keluarkan airmata saat beradu dengan kaafirin | sungguh, lebih menyedihkan saat harus berargumen dengan Muslim, menurut kami, cobaan itu bukan berat bila datang dari kaafirin, itu biasa | tapi menyakitkan saat harus datang dari kawan kami.
belum sampaikah ayat Al-Qur'an "Muhammad Rasulullah dan orang2 yg bersamanya, keras terhadap  kaum kafir, tetapi kasih-sayang sesama mereka". seharusnya lebih hati-hati bagi kita untuk berucap, apalagi pada umat yang syahadatnya satu | kasih-sayang adalah panduan. dari hadits2 disimpulkan, manhaj hanya ada 2; 1) ahlusunnah wal jama'ah atau 2) selain ahlusunnah wal jama'ah. dari hadits2 juga dsimpulkan, hanya manhaj ahlusunnah wal jama'ah yg diizinkan mendapat surga Allah, dan yang lainnya tidak.
 oh.. mungkin itu yang dimaksud, kami bukan termasuk ahlusunnah wal jama'ah dan ikuti salafusshalih | tak ada tempat bagi kami di surga. takabbur, menolak kebenaran dan meremehkan manusia | sayalah yg berhak atas surga Allah, sedang engkau hina dan tak berhak akan surga. masyaAllah, masyaAllah, sementara masih banyak musuh yang mesti dihadapi, ada pula yang rusak barisan | ironis. bila memang kami tersalah.
 sudi kiranya kami dinasihati, itu hak kami | begitulah akhlak seorang Muslim pada yang lainnya. bila memang kami tersesat, mengapa tiada tabayun (konfirmasi) kepada kami? | anggapan dan informasi sepihak bukanlah dalil.  apalah arti HTI, PKS, Tarbiyah, Ikhwanul Muslimin? Ia hanya kendaraan dakwah | Allah akan menghisab hambanya satu persatu. ada masa saat lisan diri tak terbantu jamaah dakwah, ada saat dimana amal pribadi tak tersangkut dengan nama partai dan klaim. Allah bolehkan beragam kelompok dakwah, walau bisa Allah satukan hati kita semua? | tapi Allah inginkan kita berlomba dalam kebaikan.
salah satu kebijakan dlm berdakwah adl berdiam lisan dalam beda, dan berbaik sangka sesama saudara | indahnya Islam. bilapun mengkritik, maka pemikirannya yang dikritik dengan dalil, bukan jama'ah atau bahkan individunya | indahnya Islam. saat kami jadi Muslim, sy diajarkan bahwa ikatan aqidah melebihi segalanya | bahkan melebihi ikatan keluarga kami yg blm Muslim. karena itulah, sedih sekali, saat saksikan saudara yg engkau bela malah berkata yang tak pantas pada saudaranya yg lain. siapapun kita, HTI, PKS, Tarbiyah, Ikhwanul Muslimin, kita adalah saudara | yg darah dan kehormatannya pasti akan kami bela.
begitulah Islam mengajarkan kami, untuk mencoba menjadi yg terbaik | bukan menganggap diri paling baik. begitulah Islam mengajarkan kami, untuk menjaga lisan dan tangan kami dari saudara kami sendiri. begitulah Islam mengajarkan kami, untuk berlomba dalam kebaikan, bukan sibuk mencari aib saudara dan diam melihat kemunkaran penguasa. zzz.. zaman sekarang, masih ada juga yg melihat orang berdasarkan harakahnya :). sekali lagi, saya hanya ingin tweeps mengambil pelajaran, cukup disimak dan renungkan, dan tak perlu ajukan pertanyaan, ok :)

oleh : ustz Felix siauw



Rabu, 18 Januari 2012

keutamaan Wanita dalam Islam


Nasehat Rasulullah pada Fathimah, sebagaimana dituturkan oleh Abu Hurairah r.a. beliau bersabda :
“fathimah, wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak anaknya, Allah pasti menetapkan pada setiap biji tepung itu kebaikan, menghapus kejelekannya, dan meningkatkan derajatnya. Fathimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan adalah keridhoan suami atas dirinya. Andaikan suami mu tidak meridhoimu maka aku tidak akan mendoakannya. Ketahuilah Fathimah, bahwa kemurkaan suami adalah kemurkaan ALLAH Swt. Fathimah tidaklah wanita yang melayani suaminya sehari semalam dengan rasa suka dan penuh keikhlasan serta niat yang benar melainkan Allah akan mengampuni dosa dosanya dan memakaikan kepadanya di hari kiamat dengan pakaian hijau gemerlap dan menetapkan baginya setiap rambut ditubuhnya seribu kebaikan.
Pada kesempatan lain Rasulullah bersabda
“Fathimah, jika wanita mengandung anak di perutnya, malaikat pasti akan memohonkan ampunan baginya, dan Allah pasti akan menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, menghapuskan seribu kejelekannya. Ketika wanita merasa sakait saat melahirkan, Allah akan menetapkan baginya pahala pejuang di jalan Allah SWt. Jika ia melahirkan bayi. Keluarlah dosa dosanya seperti ia dilahirkan oleh ibunya. Dan tidak akan keluar dari dunia dengan suatu dosa apapun. Di kuburnya ia akan ditempatkan di taman taman surge. Allah memberikan pahala seribu ibadah haji dan umrah dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.  

its my ideas: ketika perpustakaan menjadi identitas

its my ideas: ketika perpustakaan menjadi identitas: Ketika perpustakaan   jadi identitas Kawan tahukah kamu dimana letak perpustakaan kota mu? Pernahk...

Nasionalisme: Racun yang dibungkus menjadi Madu

-->

“Yang  lebih aneh kita. Katanya mahasiswa nasionalis, kenapa enggan men0leh dan membggakan negeri tercinta ini...
I love ind0nesia” komentar teman ku dalam sebuah status facebook ku. Mahasiswa nasionalis, kata itu melekat di hati ku. Ada sebuah pemberontakan memabaca kata itu keluar dari tangan sahabat ku. So This paper is dedicated to all my Sisters, especially for my best friend Sarah Anggiani,I love you because Allah.
Kawan…
pertama mari kita cari tahu nasionalisme itu APA?

Nasionalisme adalah paham kebangsaan  yang dilandasi dari naluri mempertahankan hidup. Dari semangat naluri mempertahankan hidup tersebut muncul ikatan antar manusia untuk mempertahankan masing masing sukunya agar meraih kekuasaan dari bangsa lainnya, tempat mereka hidup. Yang menjadi  dasar ikatannya adalah ikatan emosi kesuku-bangsaan.  Salah atau benar kalau berasal dari suku bangsanya tetap akan di bela.
Dari definisi diatas nasionalisme menyatukan manusia karena ada kesamaan keluarga, suku, daerah dan lain sebagainya.sementara Islam menyatukan manusia melalui persamaan aqidah yaitu keimanan kepada Allah Swt. Disadari atau tidak nasionalisme perlahan sudah meracuni tubuh kita. Kita ambil contoh saja ketika  pertandingan sepak bola dunia atau yang paling baru saja SEA GAMES, saat Indonesia kalah dari Malaysia apa reaksi pecinta bola Indonesia, mencaci, menghina, bahkan mungkin mengutuk Malaysia. Padahal kita tahu bahwa Malaysia mayoritas beragama Muslim. Benih benih permusuhan ini telah ditiupkan oleh musuh Islam Supaya umat muslim bermusuhan antar Negara, menanam benih nasionalisme, menanam kecintaan pada bangsa sehingga tak menyadari bahwa dirinya adalah umat muslim, tak ingat sabda Rasulullah “ Sesama Muslim bersaudara”. Memisahkan antara kehidupan bernegara dengan Diin Islam. Tidak menyadari bahwa ada ikatan yang lebih kuat, yang lebih luas. Yaitu ikatan Aqidah.
Kawan…
Nasionalisme ini di buat khusus  oleh musuh islam untuk menghancurkan Islam.  Pada abad pertengahan ketika daulah islam tegak semua Negara muslim bersatu. Menjadi sebuah kekuatan yang tak bisa dikalahkan. Sekitar 1000 tahun mereka terus menyerang islam melalui militer. Perang dan perang. Tapi ternyata yang di dapat oleh mereka  hanya kekalahan. Menyadaari ini semua akhirnya mereka menyimpulkan  bahwa satu satunya cara untuk mengalahkan kaum muslimin adalah dengan mempengaruhi  pemahaman mereka terhadap ajaran Islam, sehingga menyebabkan Negara Islam jatuh dari dalam.
Perdana mentri Ingrris, Disraeli suatu saat membawa sebuah alquran ke Gedung Parlemen dan mengatakan bahwa kaum muslimin tak akan dapat dikalahkan sampai ini, alquran dijauhkan dari mereka. Maksudnya adalah mencabut pemahaman islam dari diri kaum muslim itu sendiri. Menebarkan benih benih nasionalisme adalah langkah awal untuk memulai propogandanya dengan berharap akan terjadi kegoncangan besar besaran di dalam khilafah Islam.
Musuh Islam ini  mulai  menghasut Arab yang saat itu tidak setuju khilafah ada di Turki. Arab merasa bahwa Turki telah merebut kekuasaannya. Musuh islam terus saja menyebarkan paham nasionalisme nya, bahwa yang lebih berhak memimpin adalah Arab.  Mereka menghasut agar Arab berpisah dari turki.
Lalu mereka menyebarkan nasionalisme melalui khotbah khotbah, pura pura menjadi seorang muslim padahal akan menghancurkan Islam dari dalam.  Lalu menyebar buku ke sekolah sekolah untuk melakukan penetrasi di seluruh wilayah Islam. Lalu memproklamirkan visi eropa tentang persamaan hak bagi seluruh warga negara di hadapan hukum. Hingga pada akhirnya mereka berhasil menerapkan pemahaman pemahaman nya dalam dunia pendidikan, klinik pengobatan dan ideology barat.
Sampai saat ini para musuh Islam masih tetap menanamkan benih nasionalisme itu di hati kita, menjadikan diri kita lebih mencintai bangsa daripada saudara muslim yang satu Aqidah. Mereka telah berhasil membuat umat muslim berbangsa bangsa menghancurkan aqidah, menjauhkan dari alquran. Buktinya saudara kita di Palestina di bom bardir Israel, kita tetap cuek aja dirumah menikmati kemerdekaan semu.
Sobat…
Mari kita bersatu lagi, tanamkan dalam hati bahwa “Sesama Muslim itu bersaudara”, tidak ada sekat sedikit pun yang memisahkan kita.



Minggu, 15 Januari 2012

ketika perpustakaan menjadi identitas

-->
Ketika perpustakaan  jadi identitas
Kawan tahukah kamu dimana letak perpustakaan kota mu? Pernahkah kamu mengunjunginya? Apakah kamu betah diem disana? Berapa buku yang pernah kamu baca dari perpustakaan? Berapa orang yang biasa kamu jumpai diperpustakaan?Apa yang biasanya mereka kerjakan?
Bagi banyak orang jawaban jawaban pertanyan pertanyaan diatas adalah jelas: geleng geleng atau angkat bahu. Perpustakaan yang lazim di kenal barangkali Cuma pepustakaan sekolah atau kampus. Orang kesana karena ada tugas dari dosen dan harus mencari literature. Selain itu ingin belajar  pada suasana nyaman. Sambil sekali kali membaca Koran hari ini. Jarang orang datang ke perpustakaan, apalagi perpustakaan non kampus, untuk membaca buku bermutu yang ada didalamnya. Sehingga Perpustakaan menjadi tempat yang sepi, agak berdebu dan angker. Hanya peniliiti yang memerlukan yang singgah kesana. Para penjaganya juga kesepian, sehingga ada perpustakaan yang buka hanya kalau ada permintaan saj.
Beberapa perpustakan lalu ganti strategi. Mereka menjaring para pembaca dengan menyediakan lebih banyak bacaan popular, komik, teenlit dan multi media. Perpustakkan pelan pelan beralih fungsi menjadi tempat penyewaaan komik atau DVD. Namun bertahan menjadi perpustakaan seperti ini tentu tidak mudah. Dalam waktu singkat koleksi popular itu pasti akan termakan zaman. Tidak murah untuk terus mengupdate koleksi itu seusai penerbit terakhir yang jumlahnya makin banyak.  Perpustakaan adalah proyek rugi, cost center bukan profit center.
Ini berbeda dengan seribu tahun yang lalu
Tahun 1000M , di bagdad pedagang buku Ibn an Nadim mempublikasikan al –Fihrist ( catalog pengetahuan ). Buku ini terdiri dari 10 jilid dan memuat  seluruh judul  buku dalam bahasa arab  yang terbit hingga saat itu, baik dalam ilmu ushuludin, astronomi, matematika, fisika, kimia dan kedokteran. Buku buku yang masuk dalam catalog itu sudah terjamin mutunya dan menjadi buruan para pengelola perpustakaan, berikut ahli salinnya, juga par cerdik  cendekia yang tidak mau dikatakan ilmunya dibawah standar, hanya karena tidak mengenal buku yang ada dalam catalog itu. buku yang saatitu masih di tulis tangan tentu saja sanga mahal. Untunglah bagi yang tak mampu membelinya tersedia di  perpustakaan.
Maka tertariklah mahasiswa dari timur dan barat pada perpustakaan perpustakan di dunia isalam. Perpustakan Cordoba memiliki koleksi setengah juta buku. Di Kairo ada beberapa ratus pustakawan yang melayani perpustakaan khilafah dengan koleksi dua juta buku. Ini dua puluh kali lipat perpustakaan mesir kuno di Alexendria sebelum di hancurkan oleh romawi. Pernahkah anda menghitung berapa buku yang dapat dimuat dalam rak buku anda ? satu rak buku standart yang banyak terdapat di rumah rumah dapat memuat rata rata 100 buku. Jadi di perpustakaan kairo kira kira terdapat 20 000 rak. Kalau satu rak berikut ruang utnuk orang lewat perlu area 1 meter persegi , maka berarti luas lantai perpustakkan itu kira kira dua hektar.WOW
Para pustakawan di msa itu wajib memiliki ilmu yang terkait dengan koleksi yang di urusnya. Ia bukan hanya seorang yang tahu judul buku, pengarang dan  di rak mana letaknya. Namun pustakawan yang mengurus buku buku fiqih  harus pula seorang faqih, seperti halnya pustakawan yang mengurus karya karya al Biruni ayau al –Haitsam harus pula seorang astronom atau matematikawan. Para pembaca dapat berkonsultsi tentang isi buku buku itu pada para pustakawan.
“ANEH” bahwa diRoma tidak seorang pun yang memiliki pendidikan cukup, bahwa sekedar utnuk menjaga pintu perpustakaan itu” keluh orang yang mestinya paling tahu, yaitu Gebert de Aurillac, yang pada tahun 999 M menjadi paus di Roma! Demikian Sigrid Hunke dalam ALLAHs Sonne ueber dem Abendland.
Pada tahun terssebut, saat dunia islam, Abulkaasis menyelesaikan ensklopedi bedah. Al Biruni menunjukan kejeniusan layaknya “ Aristotelesnya dari Arab “ dengan karaya karya tentang peredaran bumi mengelilingi matahari. Al Haitsam menulis prinsip prinsip optika serta bereksperimen dengan kamera obscura dan berbagai  bentuk lensa cermin.
Pada tahun tersebut saat dunia sedang menikmati zaman keemasannya, dunia barat ketakutan akan segera datangnya hari kiamata. Anak lelaki kaisar otto II yang berusia dua puluh tahun berziarah ke Roma dan berpidato dalam penuh suasa sacral, “ Sekarang Kristus akan segera dating utnuk mengadili dunia denga api karena kedurjaan sudah merajalela di Roma”
Pada saat yang sama dan usia yang sama, Ibnu sina sedang memulai mengisi dunia denga karya karya intelektual hebatnya.
Dua dunia yang sangat berbeda. Berawal dari pandangan hidup yang juga amat bebeda. Masyarakat islam di tuntut sabda Nabinya , yang lain berbunyi, “ barnag siapa meninggalkankampung halamannya untuk mencari ilmu, dia seperti sedang pergi jihad fi sabillillah”, “ tinta seorang pembelajar adalah tinda orang mulia daripada darah seorang syuhada “, dan “ Ilmu itu ternak kaum muslim yang hilang, maka dimana saja kamu dapatkan, ambillah sekalipun dari lisan kafir’
Sementara itu masyarakat barat terpaku pada kata kata Paulus, yang berbunyi “ apakah Tuhan tidak mengatakan  bahwa pengetahuan dunia ini sebagai hal tercela?” Saatu satunya sumber kebenaran untuk kaum nasrani adalah kitab sucinya, karena itulah meski Romawi mewaris banyak peradaban tua seperti yunani dan Mesir, mereka lalu membuangnya sejak beralih agama  Nasrani. Perpustakaan Alexandria  yang sangat tua dibakar habis. Andai kata tidak ada kaum muslim yang rajin memungut kembali ilmu pengetahuan Yunani, menerjemahkannya dan menguleksinya di perpustakaan perpustakaan, barangkali kita sekarang ini tak lagi mengetahui tentang hokum hidrostatika Archimedes atau geometri Euklides
Sementara itu orang orang kaya seantero  dunia khilafah menjadikan wakaf perpustakan sebagai salah satu cara menunjukan identitas. Di Bagdad saj ada 200 perpustakakn pribadi yang di wakafkan untuk umum. Dan tidak main main banyak yang mewakafkan berikut suatu asset  produksi untuk membiayai operasional perpustakkan selamanya. Saying saat serbuan tentara Mongol, nyaris seluruh perpustakkan itu di hancurkan, sampai air sungai Tigris menjadi hitam warnanya.
Begitulah ..kawan sepenggal sejarah di masa Daulah khilafah, disaat Islam memimpin , disaat hukum Allah di tegakkan.
Kaum Muslimin menjadi Gila ilmu pengetahuan,
Belajar jadi murah, ketika akses ilmu pengetahuan di buat mudah oleh Negara. Negara memiliki visi yang dibuktikan dengan tindakan.  Negara mempromosikan ilmu sehingga rakyat cinta ilmu, sehingga para cerdik pandai mencari  ilmu dan mengajarkannya dengan semangat mencari tuhan.
Sehingga tidak ada orang miskin yang terhalang belajar oleh kemiskinannya. Dan tidak ada orang yang di anggap kurang cerdas dalam mencari tuhannya.
Rindukah??
mualilah dari diri kita untuk terus belajar dan belajar.PENCARI ILMU PENCARI TUHAN.
Sumber:  TSQ stories edisi 2, Dr. Ing Fahmi Amhar