Kamis, 07 Mei 2015
ASKEP PSIKOSOSIAL
ASKEP PSIKOSOSIAL PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN KONSEP DIRI
1. Pengertian Konsep Diri
Konsep diri adalah pengetahuan individu tentang diri, misalnya “saya kuat dalam matematika” (Wigfield & Karpathian 1991). Konsep diri adalah citra subjektif dari diri dan percampuran yang kompleks dari perasaan, sikap & persefsi bawah sadar maupun sadar. Konsep diri memberikan kita kerangka acuan yang mempengaruhi manajemen kita terhadap situasi dan hubungan kita dengan orang lain. Kita mulai membentuk konsep diri saat usia muda. Masa remaja adalah waktu yang kritis ketika banyak hal secara kontinu mempengaruhi konsep diri. Jika seseorang mempunyai masa kanak-kanak yang aman dan stabil, maka konsep diri masa remaja anak tersebut secara mengejutkan akan sangat stabil (Marsh 1990). Ketidaksesuaian antara aspek tertentu dari kepribadian dan konsep diri dapat menjadi sumber stres atau konflik.
Konsep diri dan persepsi tentang kesehatan sangat berkaitan erat satu sama lain. Klien yang mempunyai keyakinan tentang kesehatan yang baik akan dapat meningkatkan konsep diri.
2. Komponen Konsep Diri
Komponen Konsep diri terdiri dari :
a. Identitas
Identitas mencakup rasa internal tentang individual, keutuhan dan konsistensi dari seseorang sepanjang waktu dan dalam berbagai situasi. Karenanya konsep tentang identitas mencangkup kontansi dan kontinuitas. Identitas menunjukan menjadi lain dan terpilih dari orang lain, namun menjadi diri yang utuh dan unik
Anak belajar tentang nilai, perilaku dan peran yang diterima sesuai kultur. Anak mengidentifikasi pertama kali dengan orang tua, kemudian dengan guru, teman seusia dan pahlawan pujaan. Untuk membentuk identitas, anak harus mampu untuk membawa semua perilaku yang dipelajari ke dalam keutuhan yang kohoren, konsisten dan unik (Erikson, 1963). Rasa identitas ini secara kontinu timbul dan dipengaruhi oleh situasi sepanjang hidup.
b. Citra tubuh
Membentuk persepsi seorang tentang tubuh, baik secara internal maupun eksternal. Persepsi ini mencakup perasaan dan sikap yang ditunjukkan pada tubuh.
Citra tubuh dipengaruhi oleh pandangan pribadi tentang karakteristik dan kemampuan fisik dan oleh persepsi dari pandangan orang lain.
Citra tubuh di pengaruhi oleh pertumbuhan kognitif dan perkembangan fisik. Perubahan perkembangan yang normal seperti pertumbuhan dan penuaan mempunyai efek penampakan yang lebih besar pada tubuh dibandingkan dengan aspek lainnya dari konsep diri. Citra tubuh anak usia sekolah berbeda dengan citra tubuh seorang bayi.
Salah satu perbedaan yang menyolok adalah kemampuan untuk berjalan. Perubahan ini bergantung pada kematangan fisik. Perubahan hormonal terjadi selama masa remaja dan pada tahun akhir kehidupan juga mempengaruhi citra tubuh (mis. Menopause selama masa dewasa dengan penuaan mencakup penurunan ketajaman penglihatan, pendengaran, dan mobilitas, perubahan ini dapat mempengaruhi citra tubuh).
c. Ideal Diri
Adalah persepsi individu tentang bagaimana ia seharusnya bertingkah laku berdasarkan standar pribadi. Standar dapat berhubungan dengan tipe orang yang diinginkan atau disukainya atau sejumlah aspirasi, tujuan, nilai yang ingin diraih. Ideal diri, akan mewujudkan cita-cita atau penghargaan diri berdasarkan norma-norma sosial dimasyarakat tempat individu tersebut melahirkan penyesuaian diri.
Pembentukan ideal diri dimulai pada masa kanak-kanak dipengaruhi oleh orang yang penting pada dirinya yang memberikan harapan atau tuntutan tertentu. Seiring dengan berjalannya waktu individu menginternalisasikan harapan tersebut dan akan membentuk dasar dari ideal diri. Pada usaia remaja ideal diri akan terbentuk melalui identifikasi pada orang tua, guru dan teman. Pada usia yang lebih tua dilakukan penyesuaian yang merefleksikan berkurangnya kekuatan fisik dan perubahan peran serta tanggung jawab.
d. Harga Diri
Harga diri adalah penilaian pribadi terhadap hasil yang dicapai dengan menganalisi seberapa banyak kesesuaian tingkah laku dengan ideal dirinya. Harga diri diperoleh dari sendiri dan orang lain yaitu dicintai, dihormati dan dihargai. Individu akan merasa harga dirinya tinggi bila sering mengalami keberhasilan, sebaliknya individu akan merasa harga dirinya rendah bila sering mengalami kegagalan, tidak dicintai atau tidak diterima di lingkungan.
Harga diri dibentuk sejak kecil dari adanya penerimaan dan perhatian. Harga diri akan meningkat sesuai meningkatnya usia. Untuk meningkatkan harga diri anak diberi kesempatan untuk sukses, tanamkan “ideal” atau harapan jangan terlalu tinggi dan sesuaikan dengan budaya, berikan dorongan untuk aspirasi atau cita-citanya dan bantu membentuk pertahanan diri untuk hal-hal yang menggangu persepsinya.
Harga diri sangat mengancam pada masa pubertas, karena pada saat ini harga diri mengalami perubahan, karena banyak keputusan yang harus dibuat menyangkut diri sendiri. Remaja dituntut untuk menentukan pilihan, posisi peran dan memutuskan apakah ia mampu meraih sukses dari suatu bidang tertentu, apakah ia dapat berpartisipasi atau diterima di berbagai macam aktivitas sosial.
e. Peran
Peran adalah serangkaian pola sikap, perilaku, nilai dan tujuan yang diharapkan oleh masyarakat dihubungkan dengan fungsi individu di dalam kelompok sosialnya. Peran memberikan sarana untuk berperan serta dalam kehidupan sosial dan merupakan cara untuk menguji identitas dengan memvalidasi pada orang yang berarti. Setiap orang disibukkan oleh beberapa peran yang berhubungan dengan posisi pada tiap waktu sepanjang daur kehidupan. Harga diri yang tinggi merupakan hasil dari peran yang memenuhi kebutuhan dan cocok dengan ideal diri.
3. Asuhan Keperawatan Psikisosial pada Pasien dengan Gangguan Konsep Diri
A. Pengkajian
1) Faktor Predisposisi
a. Faktor Predisposisi gangguan citra tubuh :
- kehilangan/kerusakan bagian tubuh (anatomi dan fungsi)
- perubahan ukuran, bentuk dan penampilan tubuh (akibat pertumbuhan dan perkembangan/penyakit)
- proses patologis penyakit dan dampak terhadap struktur maupun fungsi tubuh
- prosedur pengobatan seperti radiasi, kemoterapi, transplantasi.
b. Faktor Predisposisi gangguan Identitas diri :
- ketidak percayaan orang tua terhadap anak
- tekanan dari teman sebaya
- perubahan struktur sosial
c. Faktor Predisposisi gangguan harga diri :
- penolakan dari orang lain
- kurang penghargaan
- pola asuh yang salah ; terlalu dilarang, terlalu dikontrol, terlalu dituruti, terlalu dituntut dan tidak konsisten.
- persaingan antar saudara
- kesalahan dan kegagalan yang berulang
- tidak mampu mencapai standar yang ditentukan.
d. Faktor Predisposisi gangguan peran :
- transisi peran yang sering terjadi pada proses perkembangan, perubahan situasi dan keadaan sehat-sakit.
- ketegangan peran, ketika individu menghadapi dua harapan yang bertentangan secara terus menerus yang tidak terpenuhi.
- keraguan peran, ketika individu kurang pengetahuan tentang harapan peran yang spesifik dan bingung tentang tingkah laku yang spesifik dan bingung tentang tingkah laku peran yang sesuai
- peran yang terlalu banyak.
2) Faktor Presipitasi
a. Trauma
Masalah spesifik sehubungan dengan konsep diri adalah situasi yag membuat individu sulit menyesuaikan diri/tidak dapat menerima khususnya trauma emosi seperti penganiayaan fisik, seksual dan psikologis pada masa anak-anak atau merasa terancam kehidupannya/menyaksikan kejadian berupa tindak kejahatan.
b. Ketegangan peran
Keteganga peran adalah perasaan prustasi ketika individu mersa tidak adekuat melakukan peran/melakukan peran yang bertentangan dengan hatinya/tidak merasa cocok dalam melakukan perannya.
3) Perubahan perilaku
a. Perubahan perilaku pada gangguan citra tubuh :
- menolak menyenyuh/melihat bagian tubuh tertentu
- menolak bercermin
- menolak usaha rehabilisasi
- menyangkal cacat tubuh
- usaha pengobatan mandiri yang tidak tepat
b. Perubahan perilaku yang berhubungan dengan harga diri rendah :
- mengkritik diri sendiri
- merasa bersalah dan khawatir
- merasa tidak mampu
- menunda keputusan
- gangguan berhubungan
c. Perubahan perilaku yang berhubungan dengan keracunan identitas :
- keperibadian yang bertentangan
- perasaan hampa
- kekacauan identiatas seksual
- kecemasan yang tinggi
d. Perubahan perilaku yang berhubungan dengan depersonalisasi :
d.1 Afektif
- kehilangan identitas diri
- merasa asing dengan diri sendiri
- perasaan tidak nyata
- merasa sangat terisolasi
d.2 Persepsi
- halusinasi pendengaran
- kekalauan identitas seksual
- gangguan citra tubuh
d.3 Kognitif
- bingung
- diserpentasi waktu
- gangguan berpikir
d.4 Perilaku
- pasif
- kurang spontanitas
- kurang pengendalian diri.
4) Mekanisme Koping
Klien ganguan konsep diri menggunakan mekanisme koping yang dapat dikategorikan menjadi dua yaitu :
a. Koping jangka pendek, karakteristik koping jangka pendek :
- aktivitas yang dapat memberi kesempatan lari sementara dari kritis
Miasalnya : menonton TV, kerja keras, olahraga berat.
- aktivitas yang dapat memberikan identitas penggati sementara.
Misalnya : ikut kegiatan sosial, politik, agama.
b. Koping jangka panjang, dikategorikan dalam penutupan identitas dan identitas negatif
- penutupan identitas, adopsi identitas prematur yang yang diinginkan oleh orang yang penting bagi individu tanpa mempertahankan keinginan.
- Identitas negatif, asumsi identitas yang tidak wajar untuk dapat diterima oleh niali-nilai dan harapan masyarakat.
5) Mekanisme pertahanan ego
Yang sering dipakai adalah :
fantasi → kemampuan menggunakan tanggapan-tanggapan yang sudah ada utuk menciptakan tanggapan baru
disosiasi → respon yang tidak sesuai dengan stimulus
isolasi → menghindarkan diri dari interaksi dengan lingkungan luar
proyeksi → kelemahan dan kekurangan pada diri sendiri dilontarkan pada orang lain.
B. Diagnosa Keperawatan
Diagnosa keperawatan yang mungkin ditemukan pada klien dengan gangguan konsep diri adalah :
a. Gangguan konsep diri : Citra tubuh yang berhubungan dengan kekhawatiran menjadi gemuk
b. Gangguan konsep diri rendah
c. Ketidak efektipan penampilan peran yang berhubungan dengan ketidakcocokan dengan penerimaan peran baru
d. Gangguan identitas diri yang berhubungan dengan harapan orang tua yang tidak realistik.
C. Perencanaan dan Tindakan Keperawatan
1. Membangun keterbukaan dan hubungan saling percaya, dengan cara :
a. Tawarkan penerimaan tak bersyarat atau tidak kaku
b. Dengarkan klien
c. Dorong klien untuk mendiskusikan pikiran dan perasaan
d. Berespons pada klien dengan tidak menghakimi
e. Tunjukkan pada klien bahwa ia adalah indivudu yang berharga yang bertanggung jawab terhadap dirinya dan dapat membantu diri sendiri
2. Bekerja pada klien pada tingkat kemampuan yang dimilikinya, dengan cara :
a. Identifikasi kemampuan yang dimiliki klien
b. Pedoman asuhan untuk klien yang kemampuan yang terbatas
c. Mulai dengan penegasan identitasnya
d. Memberikan tindakan yang mendukung untuk menurunkan tingkat kecemasannya
e. Dekati klien dengan cara tanpa diminta
f. Terima dan usahakan klasifikasi komunikasi verbal dan non-verbal
g. Cegah klien untuk mengisolasi diri
h. Ciptakan kegiatan rutin yang sederhana pada klien
i. Buat batasan pada perilaku yang tidak sesuai
j. Orientasikan klien ke realita
k. Dorong untuk melakukan perilaku yang tepat dan beri pujian dan pengakuan
l. Bantu dalam melakukan kebersihan perseorangan dan penampilan diri
m. Dorong klien untuk merawat diri sendiri
3. Memaksimalkan peran serta klien dalam hubungan terapeutik dengan cara:
a. Tingkatkan secara bertahap partisipasi klien dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan asuhan keperawatannya
b. Tunjukan bahwa klien adalah orang yang bertanggung jawab.
4. Membantu klien untuk menerima pikiran dan perasaannya :
a. Mengekspresikan emosi, keyakinan, perilaku dan pikiran secara verbal dan non-verbal
gunakan keterampilan komunikasi teurapetik dan respons empati
b. Observasi dan catat pikiran yang logis dan tidak logis serta respons emosionalnya.
5. Membantu pasien mengklasifikasikan konsep dirinya dan hubungannya dengan orang lain melalui keterbukaan
a. Dapatkah persepsinya tentang kekuatan dan kelemahannya
b. Bantu klien untuk menggambarkan ideal dirinya
c. Identifikasi kritik tentang dirinya
d. Bantu klien untuk menggambarkan hubungannya dengan orang lain
6. Menyadari dan memiliki kendali terhadap perasaan anda (perawat) :
a. Terbuka pada perasaan dengan orang (klien)
b. Gunakan diri secara teurapetik
berbagi perasaan dengan orang (klien)
verbalisasi bagaimana perasaan orang lain
bercermin pada persepsi dan perasaan klien
7. berespons empati bukan simpati dan tekankah bahwa kekuatan untuk berubah ada pada klien :
a. gunakan respons empati, evaluasi diri tentang simpati
b. mengutatkan klien bahwa ia mempunyai kekuatan dalam memecahkan masalahnya
c. beritahukan pada klien bahwa ia bertanggung jawab terhadap perilakunya termasuk respons koping adaftif dan maladaftif
d. diskusikan cakupan pilihan, area kekuatan dan sumber-sumber koping yang tersedia untuk klien
e. gunakan sitem pendukung dari keluarga dan kelompok untuk memfasilitasi penyediaan diri klien
f. bantu klien untuk mengenli sifat dari konflik dan cara maldaftif yang dilakukan klien untuk mengatasinya
8. Bantu klien untuk mengidentifikasi alternatif pemecahan :
a. bantu klien memahami bahwa hanya dia yang dapat mengubah dirinya bukan orang lain.
b. Jika klien mempunyai persepsi yang tidak konsisten, bantu dia melihat bahwa ia dapat berubah, sebagai berikut :
keyakinan dan idealnya dapat membawa ia pada kenyataan
lingkungan untuk membuat konsisten dengan keyakinannya.
c. Jika konsep diri tidak konsisten dengan perilakunya, ia dapat berubah
Perilakunya disesuaikan dengan konsep dirinya
Keyakinan yang mendasari konsep dirinya disesuaikan pada perilaku
Ideal dirinya.bersama-sama mengulas bagaimana sumber koping dapat lebih baik digunakan klien
9. Bantu klien mengembangkan tujuan yang realistis
a. dorong klien untuk merumuskan tujuan sendiri (bukan tujuan perawat)
b. bersama-sama mendiskusikan konsekuesnsi emosi, praktiknya dan berdasarkan realitas dari setiap tujuan.
c. Bantu klien untuk menetapkan perubahan konkret yang diharapkan
d. Dorong klien untuk memulai pengalaman baru untuk berkembang secara potensial
e. Gunakan bermain peran, model peran dan visualisasi, bila perlu.
D. Evaluasi Keperawatan
Pasien akan mencapai tingkat aktualisasi diri yang maksmal untuk menyadari potensi dirinya.
E. DAFTAR PUSTAKA
Susilawati, dkk. 2005. Konsep Dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta : EGC
Stuart, Gail W. 2002. Buku Saku Keperawatn Jiwa Edisi 5. Jakarta : EGC
Stuart, Gail W dan Sandra J. Sundeen. 2002. Buu Saku Keperawatan Jiwa Edis . Jakarta : EGC
Kamis, 23 April 2015
Psikologi menoupause
A. Pengertian menopause
Menopause berasal dari kata meno artinya bulan, pause, pausa, pasico
artinya periode atau tanda berhenti. Jadi menopause artinya berhentinya
secara degeneratif menstruasi. Menopause adalah berhentinya menstruasi,
berhentinya ovulasi dengan disertai penurunan fungsi dari organ
reproduksi dan akhirnya bagian-bagian dari tubuh perlahan-lahan
menunjukkan tanda-tanda ketuaan Menopause merupakan periode akhir dari
menstruasi (kira-kira 1 tahun) pada wanita yang berumur 45-60 tahun.
International Menopause Society (IMS), pada tahun 1999, menyampaikan rekomendasi berdasarkan definisi WHO (1996). Menopause alamiah (natural menopause) adalah berhentinya menstruasi secara permanen sebagai akibat hilangnya aktivitas ovarium. Menopause alami ini dikenal bila terjadi amenorea selama 12 bulan berturut-turut, tanpa ditemukan penyebab patologi atau fisiologi yang jelas
B. Pembagian masa menopause
Masa menopause menurut Kartono (1992), dibagi menjadi 2 :
1. Tahap awal
Tahun-tahun di mana saat haid/menstruasi sudah tidak teratur, sering terganggu atau sudah tidak sama sekali. Namun aparat endokrin seksual masih terus berfungsi. Periode ini disebut sebagai masa pra klimakteris.
Tahun-tahun di mana saat haid/menstruasi sudah tidak teratur, sering terganggu atau sudah tidak sama sekali. Namun aparat endokrin seksual masih terus berfungsi. Periode ini disebut sebagai masa pra klimakteris.
2. Tahap kedua
Menampilkan gejala : berhentinya secara definitif organisme yang membentuk sel-sel telur, yaitu berhentinya organisme tersebut sebagai lembaga kehidupan tingkah laku seseorang. Pada periode ini sifatnya sering lucu dan aneh, janggal dan tidak pada tempatnya. Tingkah laku tersebut dimaksudkan untuk mengingkari ketuaannya dan ingin mengulangi kembali pola kebiasaan dimasa muda, menghiasi dirinya dengan pakaian dan perhiasan yang berlebihan agar kelihatan masih remaja.
Menampilkan gejala : berhentinya secara definitif organisme yang membentuk sel-sel telur, yaitu berhentinya organisme tersebut sebagai lembaga kehidupan tingkah laku seseorang. Pada periode ini sifatnya sering lucu dan aneh, janggal dan tidak pada tempatnya. Tingkah laku tersebut dimaksudkan untuk mengingkari ketuaannya dan ingin mengulangi kembali pola kebiasaan dimasa muda, menghiasi dirinya dengan pakaian dan perhiasan yang berlebihan agar kelihatan masih remaja.
C. Tanda-tanda menopause
menopause ditandai dengan menstruasi tidak lancar dan tidak teratur, biasanya datang dalam interval waktu lebih lambat atau lebih awal dari biasanya. Kotoran haid yang keluar banyak sekali ataupun sangat sedikit. Muncul gangguan-gangguan vasomotorik berupa penyempitan atau pelebaran pada pembuluh-pembuluh darah. Merasa pusing-pusing saja, disertai sakit kepala terus menerus. Berkeringat tidak hentinya. Neuralgia atau gangguan sakit saraf.
menopause ditandai dengan menstruasi tidak lancar dan tidak teratur, biasanya datang dalam interval waktu lebih lambat atau lebih awal dari biasanya. Kotoran haid yang keluar banyak sekali ataupun sangat sedikit. Muncul gangguan-gangguan vasomotorik berupa penyempitan atau pelebaran pada pembuluh-pembuluh darah. Merasa pusing-pusing saja, disertai sakit kepala terus menerus. Berkeringat tidak hentinya. Neuralgia atau gangguan sakit saraf.
D. Perubahan pada masa menopause
perubahan Psikologis
Aspek psikologis yang terjadi pada lansia atau wanita menopause amat penting peranan dalam kehidupan sosial lansia terutama dalam menghadapi masalah-masalah yang berkaitan dengan pensiun; hilangnya jabatan atau pekerjaan yang sebelumnya sangat menjadi kebanggaan sang lansia tersebut. Berbicara tentang aspek psikologis lansia dalam pendekatan eklektik holistik, sebenarnya tidak dapat dipisahkan antara aspek organ-biologis, psikologis, sosial, budaya dan spiritual dalam kehidupan lansia.
Beberapa gejala psikologis yang menonjol ketika menopause adalah mudah tersinggung, sukar tidur, tertekan, gugup, kesepian, tidak sabar, tegang (tension), cemas dan depresi. Ada juga lansia yang kehilangan harga diri karena menurunnya daya tarik fisik dan seksual, mereka merasa tidak dibutuhkan oleh suami dan anak-anak mereka, serta merasa kehilangan femininitas karena fungsi reproduksi yang hilang.
Macam – macam perubahan psikologis pada masa menopause
1. perubahan peran dalam kehidupan keluarga
Perubahan peran ini menginjak pada saat anak-anak menuju usia dewasa dan mandiri. Menurut Cumming dan Henry, orang yang lebih tua yang mengalami pelepasan itu menjadi bahagia dengan kebebasannya yang lebih banyak , kewajiban-kewajibannya berkurang terhadap lingkungan sosial dan terhadap kehidupan bersama.
Perubahan peran ini menginjak pada saat anak-anak menuju usia dewasa dan mandiri. Menurut Cumming dan Henry, orang yang lebih tua yang mengalami pelepasan itu menjadi bahagia dengan kebebasannya yang lebih banyak , kewajiban-kewajibannya berkurang terhadap lingkungan sosial dan terhadap kehidupan bersama.
2. ibu merasa tidak lagi dibutuhkan
Dengan bertambah dewasa dan mandirinya seorang anak, terkadang anak tidak mengikutsertakan orang tua ke dalam suatu permasalahannya – permasalahannya. Seorang anak ingin mengatasi berbagai masalahnya sendiri.di sini akan timbul suatu konflik baru, orang tua akan merasa tidak lagi dibutuhkan oleh anak-anak mereka.
Dengan bertambah dewasa dan mandirinya seorang anak, terkadang anak tidak mengikutsertakan orang tua ke dalam suatu permasalahannya – permasalahannya. Seorang anak ingin mengatasi berbagai masalahnya sendiri.di sini akan timbul suatu konflik baru, orang tua akan merasa tidak lagi dibutuhkan oleh anak-anak mereka.
3. perubahan hubungan sosial dengan lingkungan
Dalam teori disengagement dikatakan bahwa manusia yang menjadi tua dan terutama yang sudah sangat tua akan mencari bentuk-bentuk isolasi sosial tertentu dan justru dalam isolasi itu, atau karena isolasi itu menjadi bahagia dan puas.
Dalam teori disengagement dikatakan bahwa manusia yang menjadi tua dan terutama yang sudah sangat tua akan mencari bentuk-bentuk isolasi sosial tertentu dan justru dalam isolasi itu, atau karena isolasi itu menjadi bahagia dan puas.
4. kehilangan anggota keluarga
Ketika seorang anak menjadi orang dewasa dan pada waktunya mereka harus menikah,orang tua tentunya akan merasa senang karena kewajibannya telah selesai dalam mengasuh anak,dan dalam kesenangan itu ada perasaan kehilangan terhadap salah satu anggota keluarganya. Hal ini dapat menjadi konflik ketika semua anggota keluarga hidup mandiri dan tidak menjadi satu dengan orang tuanya.
Ketika seorang anak menjadi orang dewasa dan pada waktunya mereka harus menikah,orang tua tentunya akan merasa senang karena kewajibannya telah selesai dalam mengasuh anak,dan dalam kesenangan itu ada perasaan kehilangan terhadap salah satu anggota keluarganya. Hal ini dapat menjadi konflik ketika semua anggota keluarga hidup mandiri dan tidak menjadi satu dengan orang tuanya.
5. Pertambahan usia
Segera setelah dilahirkan, maka seseorang secara fisiologis menjadi lebih tua
Segera setelah dilahirkan, maka seseorang secara fisiologis menjadi lebih tua
6. Mudah sakit-sakitan
Dengan bertambahnya usia maka jaringan-jaringan dan sel-sel menjadi tua, debagaian mengalami regenerasi tetapi sebagian lagi akan mati. Dengan tidak maksimalnya fungsi jaringan dan sel maka kondisi orang yang sudah lanjut usia akan rentan sekali terhadap penyakit, sehingga mereka akan mudah sekali sakit.
Dengan bertambahnya usia maka jaringan-jaringan dan sel-sel menjadi tua, debagaian mengalami regenerasi tetapi sebagian lagi akan mati. Dengan tidak maksimalnya fungsi jaringan dan sel maka kondisi orang yang sudah lanjut usia akan rentan sekali terhadap penyakit, sehingga mereka akan mudah sekali sakit.
Beberapa keluhan psikologis yang merupakan tanda dan gejala dari menopause yaitu:
a.Ingatan Menurun
Gelaja ini terlihat bahwa sebelum menopause wanita dapat mengingat dengan mudah, namun sesudah mengalami menopause terjadi kemunduran dalam mengingat, bahkan sering lupa pada hal-hal yang sederhana, padahal sebelumnya secara otomatis langsung ingat.
b.Kecemasan
Banyak ibu-ibu yang mengeluh bahwa setelah menopause dan lansia merasa menjadi pencemas. Kecemasan yang timbul sering dihubungkan dengan adanya kekhawatiran dalam menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernah dikhawatirkan. Misalnya kalau dulu biasa pergi sendirian ke luar kota sendiri, namun sekarang merasa cemas dan khawatir, hal itu sering juga diperkuat oleh larangan dari ana-anaknya. Kecemasan pada Ibu-ibu lansia yang telah menopause umumnya bersifat relatif, artinya ada orang yang cemas dan dapat tenang kembali, setelah mendapatkan semangat/dukungan dari ornag di sekitarnya; namun ada juga yang terus-menerus cemas, meskipun orang-orang disekitarnya telah memberi dukungan. Akan tetapi banyak juga ibu-ibu yang mengalami menopause namun tidak mengalami perubahan yang berarti dalam kehidupannya. Menopause rupanya mirip atau sama juga dengan masa pubertas yang dialami seorang remaja sebagai awal berfungsinya alat-alat reproduksi, dimana ada remaja yang cemas, ada yang khawatir namun ada juga yang biasa-biasa sehingga tidak menimbulkan gejolak.
Gelaja ini terlihat bahwa sebelum menopause wanita dapat mengingat dengan mudah, namun sesudah mengalami menopause terjadi kemunduran dalam mengingat, bahkan sering lupa pada hal-hal yang sederhana, padahal sebelumnya secara otomatis langsung ingat.
b.Kecemasan
Banyak ibu-ibu yang mengeluh bahwa setelah menopause dan lansia merasa menjadi pencemas. Kecemasan yang timbul sering dihubungkan dengan adanya kekhawatiran dalam menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernah dikhawatirkan. Misalnya kalau dulu biasa pergi sendirian ke luar kota sendiri, namun sekarang merasa cemas dan khawatir, hal itu sering juga diperkuat oleh larangan dari ana-anaknya. Kecemasan pada Ibu-ibu lansia yang telah menopause umumnya bersifat relatif, artinya ada orang yang cemas dan dapat tenang kembali, setelah mendapatkan semangat/dukungan dari ornag di sekitarnya; namun ada juga yang terus-menerus cemas, meskipun orang-orang disekitarnya telah memberi dukungan. Akan tetapi banyak juga ibu-ibu yang mengalami menopause namun tidak mengalami perubahan yang berarti dalam kehidupannya. Menopause rupanya mirip atau sama juga dengan masa pubertas yang dialami seorang remaja sebagai awal berfungsinya alat-alat reproduksi, dimana ada remaja yang cemas, ada yang khawatir namun ada juga yang biasa-biasa sehingga tidak menimbulkan gejolak.
Adapun simtom-simtom psikologis adanya kecemasan bila ditinjau dari
beberapa aspek, menurut Blackburn and Davidson (1990 :9) adalah sebagai
berikut :
•Suasana hatiyaitu keadaan yang menunjukkan ketidaktenangan psikis, seperti: mudah marah, perasaan sangat tegang.
•Pikiran yaitu keadaan pikiran yang tidak menentu, seperti: khawatir, sukar konsentrasi, pikiran kosong, membesar-besarkan ancaman, memandang diri sebagai sangat sensitif, merasa tidak berdaya.
•Motivasi yaitu dorongan untuk mencapai sesuatu, seperti : menghindari situasi, ketergantungan yang tinggi, ingin melarikan diri, lari dari kenyataan.
•Perilaku gelisahyaitu keadaan diri yang tidak terkendali seperti : gugup, kewaspadaan yang berlebihan, sangat sensitif dan agitasi.
•Reaksi-reaksi biologis yang tidak terkendali, seperti : berkeringat, gemetar, pusing, berdebar-debar, mual, mulut kering.
Gangguan kecemasan dianggap berasal dari suatu mekanisme pertahanann diri yang dipilih secara alamiah oleh makhluk hidup bila menghadapi sesuatu yang mengancam dan berbahaya. Kecemasan yang dialami dalam situasi semacam itu memberi isyarat kepada makhluk hidup agar melakukan tindakan mempertahankan diri untuk menghindari atau mengurangi bahaya atau ancaman.
•Suasana hatiyaitu keadaan yang menunjukkan ketidaktenangan psikis, seperti: mudah marah, perasaan sangat tegang.
•Pikiran yaitu keadaan pikiran yang tidak menentu, seperti: khawatir, sukar konsentrasi, pikiran kosong, membesar-besarkan ancaman, memandang diri sebagai sangat sensitif, merasa tidak berdaya.
•Motivasi yaitu dorongan untuk mencapai sesuatu, seperti : menghindari situasi, ketergantungan yang tinggi, ingin melarikan diri, lari dari kenyataan.
•Perilaku gelisahyaitu keadaan diri yang tidak terkendali seperti : gugup, kewaspadaan yang berlebihan, sangat sensitif dan agitasi.
•Reaksi-reaksi biologis yang tidak terkendali, seperti : berkeringat, gemetar, pusing, berdebar-debar, mual, mulut kering.
Gangguan kecemasan dianggap berasal dari suatu mekanisme pertahanann diri yang dipilih secara alamiah oleh makhluk hidup bila menghadapi sesuatu yang mengancam dan berbahaya. Kecemasan yang dialami dalam situasi semacam itu memberi isyarat kepada makhluk hidup agar melakukan tindakan mempertahankan diri untuk menghindari atau mengurangi bahaya atau ancaman.
Menjadi cemas pada tingkat tertentu dapat dianggap sebagai bagian dari
respon normal untuk mengatasi masalah sehari-hari. Bagaimana juga, bila
kecemasan ini berlebihan dan tidak sebanding dengan suatu situasi, hal
itu dianggap sebagai hambatan dan dikenal sebagai masalah klinis.
c.Mudah Tersinggug
Gejala ini lebih mudah terlihat dibandingkan kecemasan. Wanita lebih mudah tersinggung dan marah terhadap sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak menggangu. Ini mungkin disebabkan dengan datangnya menopause maka wanita menjadi sangat menyadari proses mana yang sedang berlangsung dalam dirinya. Perasaannya menjadi sangat sensitif terhadap sikap dan perilaku orang-orang di sekitarnya, terutama jika sikap dan perilaku tersebut dipersepsikan sebagai menyinggung proses penerimaan yang sedang terjadi dalam dirinya.
d.Stress
Tidak ada orang yang bisa lepas sama sekali dari rasa was-was dan cemas, termasuk para lansia menopause. Ketegangan perasaan atau stress selalu beredar dalam lingkungan pekerjaan, pergaulan sosial, kehidupan rumah tangga dan bahkan menyelusup ke dalam tidur. Kalau tidak ditanggulangi stress dapat menyita energi, mengurangi produktivitas kerja dan menurunkan kekebalan terhadap penyakit, artinya kalau dibiarkan dapat menggerogoti tubuh secara diam-diam.
Namun demikian stress tidak hanya memberikan dampak negatif, tapi bisa juga memberikan dampak positif. Apakah kemudian dampak itu positif atau negatif, tergantung pada bagaimana individu memandang dan mengendalikannya. Stress adalah suatu keadaan atau tantangan yang kapasitasnya diluar kemampuan seseorang oleh karena itu, stress sangat individual sifatnya.
Respon orang terhadap sumber stress sangat beragam, suatu rentang waktu bisa tiba-tiba jadi pencetus stress yang temporer. Stress dapat juga bersifat kronis misalnya konflik keluarga. Reaksi kita terhadap pencetus stress dapat digolongkan dalam dua kategori psikologis dan fisiologis.
Di tingkat psikologis, respon orang terhadap sumber stress tidak bisa diramalkan, sebagaimana perbedaan suasana hati dan emosi kita dapat menimbulkan beragam reaksi, mulai dari hanya ekspresi marah sampai akhirnya ke hal-hal lain yang lebih sulit untuk dikendalikan. Di tingkat psikologis, respon orang terhadap sumber stress ini tergantung pada beberapa faktor, termasuk keadaan emosi pada saat itu dan sikap orang itu dalam menanggapi stress tersebut.
e.Depresi
Dari penelitian-penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dan Eropa diperkirakan 9% s/d 26% wanita dan 5% s/d 12% pria pernah menderita penyakit depresi yang gawat di dalam kehidupan mereka. Setiap saat, diperkirakan bahwa 4,5% s/d 9,3% wanita dan 2,3% s/d 3,2% pria akan menderita karena gangguan ini. Dengan demikian secara kasar dapat dikatakan bahwa wanita dua kali lebih besar kemungkinan akan menderita depresi daripada pria.
Wanita yang mengalami depresi sering merasa sedih, karena kehilangan kemampuan untuk bereproduksi, sedih karena kehilangan kesempatan untuk memiliki anak, sedih karena kehilangan daya tarik. Wanita merasa tertekan karena kehilangan seluruh perannya sebagai wanita dan harus menghadapi masa tuanya.
Depresi dapat menyerang wanita untuk satu kali, kadang-kadang depresi merupakan respon terhadap perubahan sosial dan fisik yang sering kali dialami dalam fase kehidupan tertentu, akan tetapi beberapa wanita mungkin mengembangkan rasa depresi yang dalam yang tidak sesuai atau proporsional dengan lingkungan pribadi mereka dan mungkin sulit dihindarkan.
Simton-simton psikologis adanya depresi bila ditinjau dari beberapa aspek, menurut Marie Blakburn dan Kate Davidson (1990:5) adalah sebagai berikut :
•Suasana hati, ditandai dengan kesedihan, kecemasan, mudah marah.
•Berpikir, ditandai dengan mudah hilang konsentrasi, lambat dan kacau dalam berpikir, menyalahkan diri sendiri, ragu-ragu, harga diri rendah.
•Motivasi, ditandai dengan kurang minat bekerja dan menekuni hobi, menghindari kegiatan kerja dan sosial, ingin melarikan diri, ketergantungan tinggi pada orang lain.
•Perilaku gelisah terlihat dari gerakan yang lamban, sering mondar-mandir, menangis, mengeluh.
•Sintom biologis, ditandai dengan hilang nafsu makan atau nafsu makan bertambah, hilang hasrat sesksual, tidur terganggu, gelisah.
Mungkin masih ada gejala-gejala fisik maupun psikologis lain yang menyertai menopause. Gejala-gejala tersebut diatas sangat perlu dipahami supaya tidak terjadi kesalahpahaman dalam memperlakukan para lansia. Dengan memahami gejala tersebut diharapkan lansia dapat mengerti apa yang sedang terjadi dalam diri mereka. Selain itu pihak keluarga pun diharapkan dapat merespon secara tepat sehingga tidak membuat lansia merasa dikucilkan atau disia-siakan. Mari kita bantu para lansia kita dengan memahami berbagai gejala fisik maupun psikologis sehingga tahu bagaimana cara terbaik untuk membantu mereka.
2.1.5 Mengatasi Gangguan Emosional pada Wanita Menopause
Mengatasi gangguan emosional pada wanita MENOPAUSE :
• Menerima dengan lapang dada bahwa proses penuaan tidak dapat dihindari dan
masa menopause adalah sesuatu hal yang sangat alamiah yang dialami oleh
setiap wanita
• Hadapi masalah yang ada satu persatu,jangan sekaligus, berdasarkan prioritasnya
• Bagi perempuan yang energinya terpusat untuk anak dan keluarga, apabila ia
memasuki masa Klimakterik dan menjelang Menopause :
Perlu memeriksa kembali apa yang ingin dilakukan dalam hidupnya, selain
menunaikan kewajibannya sebagai seorang ibu.
• Untuk sementara masalah Menopause yang menimbulkan perasaan khawatir itu di black out. Anda dapat mengembangkan kemampuan otak, untuk waktu tertentu
tidak memikirkan situasi yang tidak menyenangkan tersebut, dan memusatkan
pikiran pada sesuatu hal yang sangat berbeda dan menyenangkan
• Lakukan “Poison Pen Therapy” atau menulis memo untuk diri sendiri untuk
mengeluarkan semua unek-unek mengenai situasi perubahan fisik dan psikologik
yang menimbulkan kekhawatiran, sikap-sikap orang dilingkungan anda yang
mengesalkan dsb. Anda akan merasa lebih enak dan dapat berpikir lebih rasional setelah emosi-emosi negatif yang mendasari kekhawatiran bisa terekspresikan dalam memo itu. (catatan : Memo itu tidak untuk dibaca orang lain)
• Menyesuaikan sikap. Tanyalah pada diri sendiri, hikmah positif apa yang dapat dipelajari saat masa menopause harus dihadapi . Letakkan stressor tersebut dalam perspektif yang benar, jangan biarkan pikiran-pikiran negatif menguasai diri dan hindari sikap pesimis.
• Merubah lingkungan agar tidak lagi berada dalam keadaan yang monoton. Misalnya : merubah susunan perabot dirumah atau dikantor, jalan-jalan keluar rumah sebentar, makan diluar dalam suasana yang nyaman dsb
• Mencoba untuk memperbaiki penampilan agar lebih segar dan tampil cantik melalui gaya busana, gaya make up , atau potongan rambut yang sesuai dengan pribadinya
• Makanlah makanan yang sehat dengan kadar lemak yang rendah, berserat, berkalori dan berkadar kolesterol rendah dll
• Lakukan olah raga yang disesuaikan dengan usia dan kondisi kesehatan tubuh, karena riset membuktikan bahwa berolahraga secara teratur dan menjaga kebugaran dapat memperpanjang hidup, memberi dampak positif kepada otak, dan meningkatkan kemampuan mengatasi perasaan khawatir .
• Mempergunakan setiap waktu luang yang ada dengan melakukan banyak kegiatan yang positif dan kreatif, seperti ikut aktif dalam kegiatan keagamaan, mencoba hobi baru atau menggali lagi hoby yang telah lama ditinggalkan misalnya : belajar masak, membuat kerajinan tangan, melukis, menulis buku, mendengarkan musik atau main musik, menciptakan lagu dll. Dengan mengembangkan minat baru dan mempelajari keahlian yang baru akan memberikan perasaan senang bahwa ia bisa berprestasi.
• Pelajarilah dan berlatihlah secara teratur tehnik relaksasi yang tepat, tehnik-tehnik meditasi, yoga dll.
• Untuk mengatasi masalah pribadi dan lingkungan psikososialnya, perlu konsultasi dengan psikolog atau konsultasi ke dokter sesuai dengan keluhan yang
Dialaminya
c.Mudah Tersinggug
Gejala ini lebih mudah terlihat dibandingkan kecemasan. Wanita lebih mudah tersinggung dan marah terhadap sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak menggangu. Ini mungkin disebabkan dengan datangnya menopause maka wanita menjadi sangat menyadari proses mana yang sedang berlangsung dalam dirinya. Perasaannya menjadi sangat sensitif terhadap sikap dan perilaku orang-orang di sekitarnya, terutama jika sikap dan perilaku tersebut dipersepsikan sebagai menyinggung proses penerimaan yang sedang terjadi dalam dirinya.
d.Stress
Tidak ada orang yang bisa lepas sama sekali dari rasa was-was dan cemas, termasuk para lansia menopause. Ketegangan perasaan atau stress selalu beredar dalam lingkungan pekerjaan, pergaulan sosial, kehidupan rumah tangga dan bahkan menyelusup ke dalam tidur. Kalau tidak ditanggulangi stress dapat menyita energi, mengurangi produktivitas kerja dan menurunkan kekebalan terhadap penyakit, artinya kalau dibiarkan dapat menggerogoti tubuh secara diam-diam.
Namun demikian stress tidak hanya memberikan dampak negatif, tapi bisa juga memberikan dampak positif. Apakah kemudian dampak itu positif atau negatif, tergantung pada bagaimana individu memandang dan mengendalikannya. Stress adalah suatu keadaan atau tantangan yang kapasitasnya diluar kemampuan seseorang oleh karena itu, stress sangat individual sifatnya.
Respon orang terhadap sumber stress sangat beragam, suatu rentang waktu bisa tiba-tiba jadi pencetus stress yang temporer. Stress dapat juga bersifat kronis misalnya konflik keluarga. Reaksi kita terhadap pencetus stress dapat digolongkan dalam dua kategori psikologis dan fisiologis.
Di tingkat psikologis, respon orang terhadap sumber stress tidak bisa diramalkan, sebagaimana perbedaan suasana hati dan emosi kita dapat menimbulkan beragam reaksi, mulai dari hanya ekspresi marah sampai akhirnya ke hal-hal lain yang lebih sulit untuk dikendalikan. Di tingkat psikologis, respon orang terhadap sumber stress ini tergantung pada beberapa faktor, termasuk keadaan emosi pada saat itu dan sikap orang itu dalam menanggapi stress tersebut.
e.Depresi
Dari penelitian-penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dan Eropa diperkirakan 9% s/d 26% wanita dan 5% s/d 12% pria pernah menderita penyakit depresi yang gawat di dalam kehidupan mereka. Setiap saat, diperkirakan bahwa 4,5% s/d 9,3% wanita dan 2,3% s/d 3,2% pria akan menderita karena gangguan ini. Dengan demikian secara kasar dapat dikatakan bahwa wanita dua kali lebih besar kemungkinan akan menderita depresi daripada pria.
Wanita yang mengalami depresi sering merasa sedih, karena kehilangan kemampuan untuk bereproduksi, sedih karena kehilangan kesempatan untuk memiliki anak, sedih karena kehilangan daya tarik. Wanita merasa tertekan karena kehilangan seluruh perannya sebagai wanita dan harus menghadapi masa tuanya.
Depresi dapat menyerang wanita untuk satu kali, kadang-kadang depresi merupakan respon terhadap perubahan sosial dan fisik yang sering kali dialami dalam fase kehidupan tertentu, akan tetapi beberapa wanita mungkin mengembangkan rasa depresi yang dalam yang tidak sesuai atau proporsional dengan lingkungan pribadi mereka dan mungkin sulit dihindarkan.
Simton-simton psikologis adanya depresi bila ditinjau dari beberapa aspek, menurut Marie Blakburn dan Kate Davidson (1990:5) adalah sebagai berikut :
•Suasana hati, ditandai dengan kesedihan, kecemasan, mudah marah.
•Berpikir, ditandai dengan mudah hilang konsentrasi, lambat dan kacau dalam berpikir, menyalahkan diri sendiri, ragu-ragu, harga diri rendah.
•Motivasi, ditandai dengan kurang minat bekerja dan menekuni hobi, menghindari kegiatan kerja dan sosial, ingin melarikan diri, ketergantungan tinggi pada orang lain.
•Perilaku gelisah terlihat dari gerakan yang lamban, sering mondar-mandir, menangis, mengeluh.
•Sintom biologis, ditandai dengan hilang nafsu makan atau nafsu makan bertambah, hilang hasrat sesksual, tidur terganggu, gelisah.
Mungkin masih ada gejala-gejala fisik maupun psikologis lain yang menyertai menopause. Gejala-gejala tersebut diatas sangat perlu dipahami supaya tidak terjadi kesalahpahaman dalam memperlakukan para lansia. Dengan memahami gejala tersebut diharapkan lansia dapat mengerti apa yang sedang terjadi dalam diri mereka. Selain itu pihak keluarga pun diharapkan dapat merespon secara tepat sehingga tidak membuat lansia merasa dikucilkan atau disia-siakan. Mari kita bantu para lansia kita dengan memahami berbagai gejala fisik maupun psikologis sehingga tahu bagaimana cara terbaik untuk membantu mereka.
2.1.5 Mengatasi Gangguan Emosional pada Wanita Menopause
Mengatasi gangguan emosional pada wanita MENOPAUSE :
• Menerima dengan lapang dada bahwa proses penuaan tidak dapat dihindari dan
masa menopause adalah sesuatu hal yang sangat alamiah yang dialami oleh
setiap wanita
• Hadapi masalah yang ada satu persatu,jangan sekaligus, berdasarkan prioritasnya
• Bagi perempuan yang energinya terpusat untuk anak dan keluarga, apabila ia
memasuki masa Klimakterik dan menjelang Menopause :
Perlu memeriksa kembali apa yang ingin dilakukan dalam hidupnya, selain
menunaikan kewajibannya sebagai seorang ibu.
• Untuk sementara masalah Menopause yang menimbulkan perasaan khawatir itu di black out. Anda dapat mengembangkan kemampuan otak, untuk waktu tertentu
tidak memikirkan situasi yang tidak menyenangkan tersebut, dan memusatkan
pikiran pada sesuatu hal yang sangat berbeda dan menyenangkan
• Lakukan “Poison Pen Therapy” atau menulis memo untuk diri sendiri untuk
mengeluarkan semua unek-unek mengenai situasi perubahan fisik dan psikologik
yang menimbulkan kekhawatiran, sikap-sikap orang dilingkungan anda yang
mengesalkan dsb. Anda akan merasa lebih enak dan dapat berpikir lebih rasional setelah emosi-emosi negatif yang mendasari kekhawatiran bisa terekspresikan dalam memo itu. (catatan : Memo itu tidak untuk dibaca orang lain)
• Menyesuaikan sikap. Tanyalah pada diri sendiri, hikmah positif apa yang dapat dipelajari saat masa menopause harus dihadapi . Letakkan stressor tersebut dalam perspektif yang benar, jangan biarkan pikiran-pikiran negatif menguasai diri dan hindari sikap pesimis.
• Merubah lingkungan agar tidak lagi berada dalam keadaan yang monoton. Misalnya : merubah susunan perabot dirumah atau dikantor, jalan-jalan keluar rumah sebentar, makan diluar dalam suasana yang nyaman dsb
• Mencoba untuk memperbaiki penampilan agar lebih segar dan tampil cantik melalui gaya busana, gaya make up , atau potongan rambut yang sesuai dengan pribadinya
• Makanlah makanan yang sehat dengan kadar lemak yang rendah, berserat, berkalori dan berkadar kolesterol rendah dll
• Lakukan olah raga yang disesuaikan dengan usia dan kondisi kesehatan tubuh, karena riset membuktikan bahwa berolahraga secara teratur dan menjaga kebugaran dapat memperpanjang hidup, memberi dampak positif kepada otak, dan meningkatkan kemampuan mengatasi perasaan khawatir .
• Mempergunakan setiap waktu luang yang ada dengan melakukan banyak kegiatan yang positif dan kreatif, seperti ikut aktif dalam kegiatan keagamaan, mencoba hobi baru atau menggali lagi hoby yang telah lama ditinggalkan misalnya : belajar masak, membuat kerajinan tangan, melukis, menulis buku, mendengarkan musik atau main musik, menciptakan lagu dll. Dengan mengembangkan minat baru dan mempelajari keahlian yang baru akan memberikan perasaan senang bahwa ia bisa berprestasi.
• Pelajarilah dan berlatihlah secara teratur tehnik relaksasi yang tepat, tehnik-tehnik meditasi, yoga dll.
• Untuk mengatasi masalah pribadi dan lingkungan psikososialnya, perlu konsultasi dengan psikolog atau konsultasi ke dokter sesuai dengan keluhan yang
Dialaminya
Menaupose
Apa itu Menopause?
Menopause
adalah sebuah kondisi normal yang akan dialami oleh semua wanita
sejalan dengan bertambahnya usia, dan bukanlah suatu penyakit atau
gangguan medis. Menopause didefinisikan sebagai keadaan tidak adanya
periode menstruasi selama 12 bulan. Dalam kata lain, menopause merupakan
masa sesaat sebelum berhentinya periode menstruasi hingga sesaat
setelah periode menstruasi berakhir. Namun secara umum menopause dapat
dikatakan sebagai berakhirnya siklus menstruasi pada wanita.
Perimenopause adalah istilah yang kadang-kadang digunakan dan berarti “waktu sekitar
menopause.” Hal ini sering digunakan untuk merujuk pada masa transisi
menopause.
Menopause
adalah waktu dalam kehidupan seorang wanita ketika fungsi ovarium
berhenti. Ovarium (gonad atau indung telur), adalah salah satu dari
sepasang kelenjar reproduksi pada wanita. Ovarium terletak di panggul,
di setiap sisi rahim. Ovarium menghasilkan telur (ovum) dan hormon
kewanitaan seperti estrogen dan progesterone. Setiap siklus menstruasi
bulanan, telur dilepaskan dari salah satu ovarium. Sel telur kemudian
bertransportasi dari ovarium ke uterus melalui tuba fallopi.
Menopause terjadi ketika ovarium tidak lagi melepaskan telur setiap bulan dan menstruasi berhenti.
Ovarium
merupakan sumber utama dari hormon-hormon kewanitaan, yang mengontrol
perkembangan karakteristik tubuh wanita seperti payudara, bentuk tubuh,
dan rambut. Hormon-hormon ini juga mengatur siklus menstruasi dan
kehamilan. Estrogen juga berfungsi untuk melindungi tulang. Oleh karena
itu, seorang wanita dapat mengalami osteoporosis (pengeroposan tulang)
di kemudian hari ketika ovarium tidak lagi menghasilkan hormon estrogen
yang memadai.
Rata-rata
usia menopause adalah 51 tahun. Akan tetapi tidak ada cara untuk
memprediksi kapan tepatnya seorang wanita akan memasuki masa menopause
atau mulai mengalami gejala sugestif menopause. Usia ketika seorang
wanita mulai mengalami periode menstruasi juga tidak berhubungan dengan
usia terjadinya menopause. Kebanyakan wanita mencapai menopause antara
usia 45 dan 55, tetapi menopause dapat terjadi sebagai awal sebagai
30-an atau 40-an atau mungkin tidak terjadi sampai seorang wanita
mencapai 60-an.
Menopause merupakan perubahan yang normal pada
setiap wanita. Tetapi sebagian wanita dapat mengalami menopause dini,
baik dikarenakan hasil dari operasi (pengangkatan ovarium karena alasan
medis), seperti histerektomi, atau kerusakan pada indung telur, seperti
akibat dari pengobatan kemoterapi. Menopause yang terjadi sebelum usia
40, terlepas dari penyebabnya, disebut menopause dini (premature
menopause).
Gejala dan Indikasi Menopause
Kebanyakan wanita menjelang menopause akan mengalami sesuatu yang diistilahkan sebagai ‘hot flashes‘,
yaitu perasaan hangat tiba-tiba yang menyebar ke tubuh bagian atas dan
sering disertai dengan kulit yang memerah dan berkeringat. Perasaan ini
dapat berlangsung selama 30 detik hingga beberapa menit. Intensitasnya
akan berbeda-beda pada setiap orang, mulai dari ringan hingga parah.
Gejala dan indikasi lain yang umum dialami wanita menjelang atau ketika menopause antara lain:
- Periode menstruasi yang tidak teratur
- Insomnia
- Mood swings atau perubahan mood
- Jantung berdetak kencang dan cepat
- Kelelahan
- Lekas marah
- Depresi
- Sakit kepala, migrain
- Sakit pada otot dan persendian
- Frekuensi urinasi meningkat dan masalah kontrol kandung kemih
- Libodo menurun
- Vagina kering dan kurang elastis, sebagai akibat dari penipisan jaringan vulva, vaginal dan serviks
Masih
banyak gejala-gejala lainnya karena menopause mempengaruhi banyak aspek
dari tubuh wanita, seperti fisik, psikologis, hormonal, hingga seksual.
Namun tidak semua wanita akan mengalami seluruh gejala dan indikasi di
atas.
Jumat, 27 Maret 2015
Tentang harap menjadi orang-orang yang muflih
saya menemukan definisi menarik tentang generasi muda, bukan generasi muda abal-abal yang kita liat menjamur di statsiun televisi, yang hanya diliputi imaginasi dan angan-angan serta obsesi menjadi tenar.
tapi definisi generasi muda yang siap melakukan perubahan dan kebangkitan, mereka ialah generasi yang rela menggadaikan mimpi dan obsesi pribadinya, yang berjalan meniti jalan terjal, beranjak perlahan membangun kepedulian dan berusaha menggali makna hakiki tentang alam semesta, manusia dan kehidupan
menarik sekali, pemuda sekarang diarahkan pada kehidupan hedonis, matrealistis dan permisif. lalu pemuda intelektualnya dibuat lupa tentang peran abadi dirinya. mereka disibukan dengan kuliah, tugas, serta imaginasi fiktif mimpi-mimpi besarnya.
tapi ditengah arus yang menerjang,ada segolongan pemuda yang masuk kedalam definisi diatas, meski kadang terseok-seok, terengah-engah dan sesak menghadapi himpitan dan jebakan kapitalisme. tapi tetap maju, tak pernah letih saling menguatkan, memberi inspirasi dan motivasi menuju misi abadi bernama dakwah
berharap, selalu berada diantara mereka, ini bukan kumpulan malaikat yang selalu taat sempurna tanpa cela, tapi hanya segolongan manusia yang berharap menjadi orang-orang yang digambarkan Allah dalam surat Ali imran :104
"dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebaikan dan menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan itulah orang-orang yang beruntung"
tapi definisi generasi muda yang siap melakukan perubahan dan kebangkitan, mereka ialah generasi yang rela menggadaikan mimpi dan obsesi pribadinya, yang berjalan meniti jalan terjal, beranjak perlahan membangun kepedulian dan berusaha menggali makna hakiki tentang alam semesta, manusia dan kehidupan
menarik sekali, pemuda sekarang diarahkan pada kehidupan hedonis, matrealistis dan permisif. lalu pemuda intelektualnya dibuat lupa tentang peran abadi dirinya. mereka disibukan dengan kuliah, tugas, serta imaginasi fiktif mimpi-mimpi besarnya.
tapi ditengah arus yang menerjang,ada segolongan pemuda yang masuk kedalam definisi diatas, meski kadang terseok-seok, terengah-engah dan sesak menghadapi himpitan dan jebakan kapitalisme. tapi tetap maju, tak pernah letih saling menguatkan, memberi inspirasi dan motivasi menuju misi abadi bernama dakwah
berharap, selalu berada diantara mereka, ini bukan kumpulan malaikat yang selalu taat sempurna tanpa cela, tapi hanya segolongan manusia yang berharap menjadi orang-orang yang digambarkan Allah dalam surat Ali imran :104
"dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebaikan dan menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan itulah orang-orang yang beruntung"
Senin, 02 Maret 2015
Tumbuh Kembang Pada Lansia
TUMBUH KEMBANG PADA LANSIA
Pertumbuhan (
growth) berkaitan dengan dengan masalah perubahan dalam ukuran fisik
seseorang. Sedangkan perkembangan (development) berkaitan dengan
pematangan dan penambahan kemampuan (skill) fungsi organ atau individu.
Kedua proses ini terjadi secara sinkron pada setiap individu.
Kelompok
lanjut usia adalah kelompok penduduk yang berusia 60 tahun ke atas
(Hardywinoto dan Setiabudhi, 1999;8). Pada lanjut usia akan terjadi
proses menghilangnya kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau
mengganti dan mempertahankan fungsi normalnya secara perlahan-lahan
sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan
yang terjadi (Constantinides, 1994). Karena itu di dalam tubuh akan
menumpuk makin banyak distorsi metabolik dan struktural disebut penyakit
degeneratif yang menyebabkan lansia akan mengakhiri hidup dengan episode terminal (Darmojo dan Martono, 1999;4).
Penggolongan lansia menurut Depkes dikutip dari Azis (1994) menjadi tiga kelompok yakni :
Ada satu
pendapat yang mengatakan “KESEHATAN TIDAK BERARTI SEGALA-GALANYA, TETAPI
TANPA KESEHATAN SEGALANYA TIDAK BERARTI”, yang maksudnya orang yang
sehat belum tentu hidupnya makmur, segala keinginannya terpenuhi, bisa
saja hidupnya sederhana atau biasa saja. Akan tetapi kesehatan itu milik
kita yang paling berharga, karena bila sakit kita tidak bisa berbuat
apa-apa dan tidak bisa menikmati dengan baik apa yang dimiliki. Oleh
karena itu kita harus selalu menjaga, merawat, memelihara dan menyayangi
kesehatan.
Pengertian
lansia adalah periode dimana organisme telah mencapai kemasakan dalam
ukuran dan fungsi dan juga telah menunjukkan kemunduran sejalan dengan
waktu. Ada beberapa pendapat mengenai “usia kemunduran” yaitu ada yang
menetapkan 60 tahun, 65 tahun dan 70 tahun. Badan kesehatan dunia (WHO)
menetapkan 65 tahun sebagai usia yang menunjukkan proses menua yang
berlangsung secara nyata dan seseorang telah disebut lanjut usia. lansia
banyak menghadapi berbagai masalah kesehatan yang perlu penanganan
segera dan terintegrasi.
Masalah
kesehatan mental pada lansia dapat berasal dari 4 aspek yaitu fisik,
psikologik, sosial dan ekonomi. Masalah tersebut dapat berupa emosi
labil, mudah tersinggung, gampang merasa dilecehkan, kecewa, tidak
bahagia, perasaan kehilangan, dan tidak berguna. lansia dengan problem
tersebut menjadi rentan mengalami gangguan psikiatrik seperti depresi, ansietas
(kecemasan), psikosis (kegilaan) atau kecanduan obat. Pada umumnya
masalah kesehatan mental lansia adalah masalah penyesuaian. Penyesuaian
tersebut karena adanya perubahan dari keadaan sebelumnya (fisik masih
kuat, bekerja dan berpenghasilan) menjadi kemunduran.
Lansia juga
identik dengan menurunnya daya tahan tubuh dan mengalami berbagai macam
penyakit. Lansia akan memerlukan obat yang jumlah atau macamnya
tergantung dari penyakit yang diderita. Semakin banyak penyakit pada
lansia, semakin banyak jenis obat yang diperlukan. Banyaknya jenis obat
akan menimbulkan masalah antara lain kemungkinan memerlukan ketaatan
atau menimbulkan kebingungan dalam menggunakan atau cara minum obat.
Disamping itu dapat meningkatkan resiko efek samping obat atau interaksi
obat.
Istilah
tubuh kembang mencakup dua peristiwa yang sifatnya berbeda, tetapi
saling berkaitan dan sulit dibedakan, yaitu pertumbuhan dan
perkembangan. Pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan dalam
besar, jumlah, ukuran atau dimensi tingkat sel, organ maupun individu,
yang bisa diukur. Sedangkan perkembangan adalah bertambahnya kemampuan
dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang
teratur sebagai hasil dari proses pematangan (Soetjiningsih, 1995).
Whaley dan
Wong dalam Supartini (2004) mengemukakan pertumbuhan sebagai suatu
peningkatan jumlah dan ukuran, sedangkan perkembangan menitikberatkan
pada perubahan yang terjadi secara bertahap dari tingkat yang paling
rendah ke tingkat yang paling tinggi dan kompleks melalui proses
maturasi dan pembelajaran.
Tumbuh kembang merupakan proses yang dinamis dan terus menerus
prinsip tubuh kembang yaitu :
Pengertian
lansia adalah periode dimana organisme telah mencapai kemasakan dalam
ukuran dan fungsi dan juga telah menunjukkan kemunduran sejalan dengan
waktu. Ada beberapa pendapat mengenai “usia kemunduran” yaitu ada yang
menetapkan 60 tahun, 65 tahun dan 70 tahun. Badan kesehatan dunia (WHO)
menetapkan 65 tahun sebagai usia yang menunjukkan proses menua yang
berlangsung secara nyata dan seseorang telah disebut lanjut usia.
lansia banyak menghadapi berbagai masalah kesehatan yang perlu
penanganan segera dan terintegrasi.
Usia lanjut
adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang
dikaruniai usia panjang, terjadinya tidak bisa dihindari oleh siapapun.
Pada usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh.
Namun tidak perlu berkecil hati, harus selalu optimis, ceria dan
berusaha agar selalu tetap sehat di usia lanjut. Jadi walaupunb usia
sudah lanjut, harus tetap menjaga kesehatan.
Cara hidup
sehat adalah cara-cara yang dilakukan untuk dapat menjaga,
mempertahankan dan meningkatkan kesehatan seseorang. Adapun cara-cara
tersebut adalah:
Banyak bukti
yang menunjukkan bahwa diet adalah salah satu faktor yang mempengaruhi
kesehatan seseorang. Dengan tambahnya usia seseorang, kecepatan
metabolisme tubuh cenderung turun, oleh karena itu, kebutuhan gizi bagi
para lanjut usia, perlu dipenuhi secara adekuat. Kebutuhan kalori pada
lanjut usia berkurang, hal ini disebabkan karena berkurangnya kalori
dasar dari kegiatan fisik. Kalori dasar adalah kalori yang dibutuhkan
untuk melakukan kegiatan tubuh dalam keadaan istirahat, misalnya : untuk
jantung, usus, pernafasan, ginjal, dan sebagainya. Jadi kebutuhan
kalori bagi lansia harus disesuaikan dengan kebutuhannya. Petunjuk menu
bagi lansia adalah sebagai berikut (Depkes, 1991):
Makanan sebaiknya yang mudah dikunyah.
4. Permasalahan Lansia
Masalah
kesehatan mental pada lansia dapat berasal dari 4 aspek yaitu fisik,
psikologik, sosial dan ekonomi. Masalah tersebut dapat berupa emosi
labil, mudah tersinggung, gampang merasa dilecehkan, kecewa, tidak
bahagia, perasaan kehilangan, dan tidak berguna. lansia dengan problem
tersebut menjadi rentan mengalami gangguan psikiatrik seperti depresi, ansietas
(kecemasan), psikosis (kegilaan) atau kecanduan obat. Pada umumnya
masalah kesehatan mental lansia adalah masalah penyesuaian. Penyesuaian
tersebut karena adanya perubahan dari keadaan sebelumnya (fisik masih
kuat, bekerja dan berpenghasilan) menjadi kemunduran.
Lansia juga identik dengan menurunnya daya tahan tubuh dan mengalami berbagai macam penyakit. Lansia
akan memerlukan obat yang jumlah atau macamnya tergantung dari penyakit
yang diderita. Semakin banyak penyakit pada lansia, semakin banyak
jenis obat yang diperlukan. Banyaknya jenis obat akan menimbulkan
masalah antara lain kemungkinan memerlukan ketaatan atau menimbulkan
kebingungan dalam menggunakan atau cara minum obat. Disamping itu dapat
meningkatkan resiko efek samping obat atau interaksi obat.
Pemberian
nutrisi yang baik dan cukup sangat diperlukan lansia . Hal tersebut
dilakukan dengan pertimbangan bahwa lansia memerlukan nutrisi yang
adekuat untuk mendukung dan mempertahankan kesehatan. Beberapa faktor
yang mempengaruhi kebutuhan gizi antara lain: berkurangnya kemampuan
mencerna makanan, berkurangnya cita rasa, dan faktor penyerapan makanan.
Dengan
adanya penurunan kesehatan dan keterbatasan fisik maka diperlukan
perawatan sehari-hari yang cukup. Perawatan tersebut dimaksudkan agar
lansia mampu mandiri atau mendapat bantuan yang minimal. Perawatan yang
diberikan berupa kebersihan perorangan seperti kebersihan gigi dan
mulut, kebersihan kulit dan badan serta rambut. Selain itu pemberian
informasi pelayanan kesehatan yang memadai juga sangat diperlukan bagi
lansia agar dapat mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.
Permasalahan pada lansia yaitu salah satunya adalah:
Masalah
kesehatan yang sering terjadi pada lansia berbeda dari orang dewasa,
yang menurut Kane dan Ouslander sering disebut dengan istilah 14 I,
yaitu:
Beberapa
faktor risiko yang menyebabkan lansia mudah mendapat penyakit infeksi
karena kekurangan gizi, kekebalan tubuh:yang menurun, berkurangnya
fungsi berbagai organ tubuh, terdapatnya beberapa penyakit sekaligus
(komorbiditas) yang menyebabkan daya tahan tubuh yang sangat berkurang.
Selain daripada itu, faktor lingkungan, jumlah dan keganasan kuman akan
mempermudah tubuh mengalami infeksi.
Semakin tua,
tekanan darah akan bertambah tinggi. Prevalensi hipertensi pada
orang-orang lanjut usia adalah sebesar 30-65%. Hipertensi pada lansia
sangat penting untuk diketahui karena patogenesis, perjalanan penyakit
dan penatalaksanaannya tidak seluruhnya sama dengan hipertensi pada usia
dewasa muda. Pada pasien lansia, aspek diagnostik yang dilakukan harus
lebih mengarah kepada hipertensi dan komplikasinya serta terhadap
pengenalan berbagai penyakit komorbid pada orang itu karena penyakit
komorbid sangat erat kaitannya dengan penatalaksanaan keseluruhan.
Peningkatan
tekanan darah sering merupakan satu-satunya tanda klinis hipertensi yang
esensial, sehingga diperlukan pengukuran tekanan darah secara akurat.
Pengukuran sebaiknya dilakukan pada penderita dengan cukup istirahat,
sedikitnya setelah 5 menit berbaring dan dilakukan pengukuran pada
posisi berbaring, duduk dan berdiri sebanyak 2 kali atau lebih, dengan
interval 2 menit. Cara pengukuran yang saat ini dianggap baku
dikemukakan oleh The British Hypertension Society. Manset sedikitnya
harus dapat melingkari 2/3 lengan, bagian bawahnya harus 2 cm diatas
fossa cubiti.
Pemeriksaan
laboratorium apa saja yang diperlukan untuk hipertensi masih merupakan
perdebatan. Hipertensi yang sering terdapat 90%nya adalah jenis yang
idiopatik / tidak diketahui sebabnya. Jadi tidak perlu untuk melakukan
pemeriksaan kecuali bila ada indikasi. Pemeriksaan laboratorium yang
dilakukan adalah pemeriksaan ureum, kreatinin, kalium, kalsium,
urinalisis, asam urat, glukosa darah, dan profil lemak. Pemeriksaan
penunjang lain contohnya elektrokardiografi, pielografi intravena dan
foto rontgen thorax.
PJK
merupakan penyakit yang paling sering ditemukan pada lansia. Dengan
mengkombinasikan laporan insiden MI dan Angina Pektoris, badan National
Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) III di USA, didapat
data bahwa sekitar 27% pria dan 17% wanita berusia 80 tahun ke atas
menderita PJK. Sedangkan pada kelompok umur 65-74 tahun, didapat 64%
masalah jantung pada pria dan 60% pada wanita adalah PJK.
Resiko
seseorang untuk menderita PJK adalah satu dari tiga untuk pria, dan satu
dari empat untuk wanita. Di atas umur 65 tahun, tingkat mortalitas
akibat MI adalah tinggi. Sekitar 8% meninggal setiap tahunnya akibat MI
dan sisanya diperkirakan akan mengalami serangan infark yang fatal
dalam waktu 10 tahun ke depan. Akan tetapi, lebih dari sepertiga kasus
MI tidak diketahui, entah karena perjalanan penyakitnya yang laten atau
karena gejalanya yang tidak khas.
PJK adalah
manifestasi umum dari keadaaan pembuluh darah yang mengalami pengerasan
dan penebalan dinding, disebut juga Aterosklerosis. Tapi selain itu
stenosis aorta, kardiomiopati hipertrofi dan kelainan arteri koronaria
kongenital juga dapat menyebabkan PJK.
Ada 3 macam faktor resiko PJK :
Dalam
konteks mengatasi kesepian lansia ditinjau dari segi sosial budaya dan
psikologik berarti lansia perlu meningkatkan komunikasinya dengan orang
lain di masyarakat dan anggota masyarakat perlu menciptakan kondisi
kehidupan bersama yang harmonis.
Jimmy Carter
(mantan Presiden Amerika Serikat) dalam buku The Virtues of Aging 1998
mengatakan kita tidak mendadak menjadi tua ketika kita mencapai usia 65
tahun, ketika menjadi kakek atau nenek atau ketika mengalami menopause.
Kita hanya tua jika kita merasa tua, jika kita menganut sikap mandeg,
bergantung kepada orang lain, tidak mandiri, membatasi aktivitas fisik
dan mental dan membatasi ruang lingkup pergaulan dengan orang lain. Apa
yang dipesankan Jimmy carter tersebut perlu direnungkan, karena setiap
orang membutuhkan hubungan sosial dengan orang lain yang akrab dan
mendalam, sehingga kesepian ini yang merupakan derita batin,
menghilangkan makna hidup dan eksistensi diri seseorang sebagai makhlluk
sosial, dapat terjadi jika hubungan sosial di atas tidak terpenuhi.
Penyebab
kesepian Ditinjau dari segi sosiologis seseorang mengalami kesepian
karena merasa terasing, tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan,
perubahan pada pola kekerabatan.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesepian pada lansia dapat berupa sosialisasi tentang eksistensi lansia, meningkatkan peranan lansia
dalam organisasi, sosialisasi nilai budaya lokal suku bangsa, pembinaan
hubungan antar generasi, membudayakan hidup serumah dengan lansia, mengadakan pendidikan informal bagi lansia (yz,sumber: waspada)
5. Batas Usia Lansia
Lanjut Usia Meliputi :
Kel. Usia Lanjut (55-64 th) sebagai Presenium
Kel. Usia Lanjut (65 th <) sebagai Masa Senium
70-75 tahun (yaoung old) 75-80 tahun (old) Lebih dari 80 (very old)
6. Komunikasi Pada lansia
Komunikasi
merupakan suatau hubungan atau kegiatankegiatan yang berkaitan dengan
masalah hubungan atau dapat diartikan sebaagai saling tukar-menukar
pendapat serta dapat diartikan hubungan kontak antara manusia baik
individu maupun kelompok. (Widjaja, 1986 : 13) Komunikasi adalah elemen
dasar dari interaksi manusia yang memungkinkan seseorang untuk
menetapkan, mempertahankan, dan meningkatkan kontak dengan orang lain.
(Potter & Perry, 2005 : 301) Komunikasi yang biasa dilakukan pada
lansia bukan hanya sebatas tukar-menukar perilaku, perasaan, pikiran dan
pengalaman dan hubungan intim yang terapeutik.
Keterampilan Komunikasi Terapeutik, dapat meliputi :
Perkumpulan
orang tua, kegiatan rohani. Berbicara pada tingkat pemahaman klien.
Selalu menanyakan respons, terutama ketika mengajarkan suatu tugas atau
keahlian.
Jumat, 27 Februari 2015
Belajar tentang cinta pada cinta hakiki
dari sekian topik, tema cinta selalu yang paling banyak digandrungi. Lagu dengan Tema cinta akan laku terjual, termasuk film, iklan bahlan acara musik sekalipun.Gak pernah ngerti, dari sekian banyak kisah, kenapa kisah cinta paling laris terjual.
usia saya sudah menginjak kepala 2, tapi teka-teki tentang cinta selalu rumit untuk dipecahkan, beda dengan soal fisika kimia atau matematika, semua pelajaran itu selalu ada pemecahan logikanya. Nah, dari semua pertanyaan, pertanyaan tentang cinta yang belum pernah saya dapatkan jawabannya. Kenapa harus ada rasa menyukai? kenapa ada pernikahan? kenapa ada perceraian? kenapa ada cinta sebelah tangan? dan pertanyaan terakhir kesimpulan dari semuanya apa itu cinta sebenarnya.
Banyak yang menjawab, bahwa perasaan cinta itu adalah fitrah yang Allah beri pada manusia, agar manusia itu tidak berhenti pada nabi adam dan hawa saja, tapi berlanjut keturunannya untuk menjadi khalifah dimuka bumi. Jawaban yang retoris sekali.
Sayangnya jawaban itu, gak juga menjawab kebingungan ku tentang Cinta, sebelum akhirnya aku menemukan semua kitab. Kitab Nafsiyah Islamiah.
Jawaban dari para ulama shalih, yang wara selalu menenangkan. ibaratnya kitab ini seperti surat cinta dari Allah.
Hari itu, tepatnya hari senin yang cerah, yang awannya lebih indah dari hari apapun, ane kajian kitab nafsiyah islamiyah, belajar tentang pola sikap berdasarkan Islam. Angin sepoi-sepoi menyapa, membuat suasana lebih sejuk. ane udah masuk ke BAB 3, judulnya Cinta kepada ALLAH dan Rasul.
......
lanjut nanti ya..
lanjut nanti ya..
Sabtu, 21 Februari 2015
MP3EI Rencana Besar Menuju Kehancuran Indonesia
Hai.. sobat!
udah lama ya ane gak nongol di blog ini. kangen juga menulis di blog demolisher.
oke sobat kali ini ane mau berbagi cerita sedikit tentang MP3EI atau Master Plan Perencanaan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia. pasti sobat semua pada gak ngeh tentang MP3EI. iya sih kalau orang nya gak kurang kurang kerjaan amat gak bakalan deh ngotak ngatik MP3EI. yups anggap aja ane lagi kurang kerjaan, jadi ane membuka dokumen MP3EI.dan mulai menganalisis..
oke.. jadi sobat..
MP3EI itu adalah sebuah gagasan besar yang disusun pas jamannya rezim SBY. visi nya adalah menjadikan "Indonesia Mandiri, Maju Adil dan Makmur tahun 2025" . wuihh... kalau diliat dari visi udah keliatan banget kan ini adalah rencana besar. nah..MP3EI ini juga punya 3 strategi untuk mencapai visi itu, pertama, Pembangunan potensi daerah melalui enam koridor ekonomi (KE) yang meliputi; KE Jawa fokus pada pembangunan industri dan jasa nasional. Ke sumatera fokus pada pembangunan sentra produksi dan pengolahn hasil bumi dan lumbung energi nasional. KE kalimantan fokus pada pembangunan sebagai pusat produksi pengolahan hasil tambang dan lumbung energi nasional. KE Sulawesi fokus pembangunan sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebunan, perikanan, migas dan pertambangan nasional. KE Bali-Nusa Tenggara fokus pembangunan sebagai pintu gerbang pariwisata dan pendukung pangan nasional,sementara KE Papua dan Kepulaan Maluku fokus pada pembangunan sebagai pusat pengembangan pangan, perikanan, energi da pertambangan nasional.
kedua, memeperkuat konektiivitas nasional melalui sinkronisasi rencana aksi nasional untuk merevitalisasi kinerja sektor riil dengan menyelesaikan masalah peraturan nasional dan infrastruktur utama nasional. Ketiga, mengembangkan center of excellence di setiap KE dengan pengembangan SDM dan IPTEK untuk peningkatan daya saing.
oke.. itu 3 strategi yang ane copas langsung dari dokumen MP3EI. pusingkan? kata-katanya susah dicerna? ilmiah banget dan cerdas sekali. Ane juga mesti beberapa kali baca untuk memahami maksud dari 3 strategi MP3EI ini. Nah..daripda sobat pusing dan baca bulak balik tu 3 strategi MP3EI. ane ringkasin de, jadi yang pertama, Pulau-pulau di Indonesia ini di bagi 6 tugas atau disebut juga koridor ekonomi. Ada pulau yang tugasnya fokus pada industri dan jasa seperti pulau jawa, yang nantinya di pulau jawa akan dipenuhi dengan pabrik-pabrik dan juga masyarakatnya dibentuk menjadi orang-orang yang ahli yang artinya bakal banyak banget Perguruan tinggi dan universitas-universitas baru. Ada juga yang tugas pokoknya adalah ketahannan pangan seperti sumetra, kalimantan dan Papua. Nah berarti di pulau -pulau ini masyarakatnya akan diarahkan untuk bertani. Ada juga yang tugas pokoknya adalah gerbang pariwisata seperti Bali-Nusa Tenggara.
Strategi ke duanya adalah Konektivitas setiap koridor ekonomi.setelah dibagi-bagi tugas, hasil outputnyaakan disebarkan kelpulau-pulau yang lain. misalnya karena papua tugasnya adalah ketahanan pangan, jadi beras-beras yang dihasilkan papua dikirim ke jawa. begitu lho...
strategi ketiga itu pengembangan SDM dan IPTEK. yang ini mah ngerti lah..
sekarang sobat udah kegambar kan, kalau MP3EI ini benar-benar rencana masa depannya Indonesia, tapi sebelumnya sobat mesti tahu dulu kenapa sih muncul gagasan besar ini.
chekidot!!
rencanabesar ini lahir untuk menunjang dan memeriahkan pasar bebas Asia alias (MEA). jadi tahun 2015 ini produk-produk luar negeri bebas berkeliaran di Indonesia dan tanpa pajak, bukan hanya produk atau barang saja tapi juga jasa. nah ibaratnya gini, kalau nanti sobat semua melamar pekerjaan, saingannya bukan hanya orang Indonesia, tapi juga orang thailan, malaysia dan penduduk asia lainnya.
ternyata kelahiran MEA juga gak berdiri sendiri, MEA lahir karena perjanjian pasar bebas dunia alias WTO. artinya 2 program ini adalah untuk memeriahkan WTO.
padahal seperti kita tahu, WRO adalah bentuk penjajahan gaya baru yang diusung oleh Amerika serikat. jadi siapapun negara yang ngikut ke perjanjain WTO ini, dia siap di jajah.
Kalau diliat dari latar belakang sejarahnya saja ini program besar sangat menakutkan. biar sobat semua semakin ngeh dan mudeng ane mau coba mengkritisi program yang katanya besar ini, yang bisa jadiin Indonesia pada tahun 2025 menjadi negara Maju.
Oke chekidot!!
kita akan mulai menganilisi dari segi strategi yang digunakan oleh MP3EI. tapi sobat cape ni..dilanjut nanti ya..!
udah lama ya ane gak nongol di blog ini. kangen juga menulis di blog demolisher.
oke sobat kali ini ane mau berbagi cerita sedikit tentang MP3EI atau Master Plan Perencanaan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia. pasti sobat semua pada gak ngeh tentang MP3EI. iya sih kalau orang nya gak kurang kurang kerjaan amat gak bakalan deh ngotak ngatik MP3EI. yups anggap aja ane lagi kurang kerjaan, jadi ane membuka dokumen MP3EI.dan mulai menganalisis..
oke.. jadi sobat..
MP3EI itu adalah sebuah gagasan besar yang disusun pas jamannya rezim SBY. visi nya adalah menjadikan "Indonesia Mandiri, Maju Adil dan Makmur tahun 2025" . wuihh... kalau diliat dari visi udah keliatan banget kan ini adalah rencana besar. nah..MP3EI ini juga punya 3 strategi untuk mencapai visi itu, pertama, Pembangunan potensi daerah melalui enam koridor ekonomi (KE) yang meliputi; KE Jawa fokus pada pembangunan industri dan jasa nasional. Ke sumatera fokus pada pembangunan sentra produksi dan pengolahn hasil bumi dan lumbung energi nasional. KE kalimantan fokus pada pembangunan sebagai pusat produksi pengolahan hasil tambang dan lumbung energi nasional. KE Sulawesi fokus pembangunan sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebunan, perikanan, migas dan pertambangan nasional. KE Bali-Nusa Tenggara fokus pembangunan sebagai pintu gerbang pariwisata dan pendukung pangan nasional,sementara KE Papua dan Kepulaan Maluku fokus pada pembangunan sebagai pusat pengembangan pangan, perikanan, energi da pertambangan nasional.
kedua, memeperkuat konektiivitas nasional melalui sinkronisasi rencana aksi nasional untuk merevitalisasi kinerja sektor riil dengan menyelesaikan masalah peraturan nasional dan infrastruktur utama nasional. Ketiga, mengembangkan center of excellence di setiap KE dengan pengembangan SDM dan IPTEK untuk peningkatan daya saing.
oke.. itu 3 strategi yang ane copas langsung dari dokumen MP3EI. pusingkan? kata-katanya susah dicerna? ilmiah banget dan cerdas sekali. Ane juga mesti beberapa kali baca untuk memahami maksud dari 3 strategi MP3EI ini. Nah..daripda sobat pusing dan baca bulak balik tu 3 strategi MP3EI. ane ringkasin de, jadi yang pertama, Pulau-pulau di Indonesia ini di bagi 6 tugas atau disebut juga koridor ekonomi. Ada pulau yang tugasnya fokus pada industri dan jasa seperti pulau jawa, yang nantinya di pulau jawa akan dipenuhi dengan pabrik-pabrik dan juga masyarakatnya dibentuk menjadi orang-orang yang ahli yang artinya bakal banyak banget Perguruan tinggi dan universitas-universitas baru. Ada juga yang tugas pokoknya adalah ketahannan pangan seperti sumetra, kalimantan dan Papua. Nah berarti di pulau -pulau ini masyarakatnya akan diarahkan untuk bertani. Ada juga yang tugas pokoknya adalah gerbang pariwisata seperti Bali-Nusa Tenggara.
Strategi ke duanya adalah Konektivitas setiap koridor ekonomi.setelah dibagi-bagi tugas, hasil outputnyaakan disebarkan kelpulau-pulau yang lain. misalnya karena papua tugasnya adalah ketahanan pangan, jadi beras-beras yang dihasilkan papua dikirim ke jawa. begitu lho...
strategi ketiga itu pengembangan SDM dan IPTEK. yang ini mah ngerti lah..
sekarang sobat udah kegambar kan, kalau MP3EI ini benar-benar rencana masa depannya Indonesia, tapi sebelumnya sobat mesti tahu dulu kenapa sih muncul gagasan besar ini.
chekidot!!
rencanabesar ini lahir untuk menunjang dan memeriahkan pasar bebas Asia alias (MEA). jadi tahun 2015 ini produk-produk luar negeri bebas berkeliaran di Indonesia dan tanpa pajak, bukan hanya produk atau barang saja tapi juga jasa. nah ibaratnya gini, kalau nanti sobat semua melamar pekerjaan, saingannya bukan hanya orang Indonesia, tapi juga orang thailan, malaysia dan penduduk asia lainnya.
ternyata kelahiran MEA juga gak berdiri sendiri, MEA lahir karena perjanjian pasar bebas dunia alias WTO. artinya 2 program ini adalah untuk memeriahkan WTO.
padahal seperti kita tahu, WRO adalah bentuk penjajahan gaya baru yang diusung oleh Amerika serikat. jadi siapapun negara yang ngikut ke perjanjain WTO ini, dia siap di jajah.
Kalau diliat dari latar belakang sejarahnya saja ini program besar sangat menakutkan. biar sobat semua semakin ngeh dan mudeng ane mau coba mengkritisi program yang katanya besar ini, yang bisa jadiin Indonesia pada tahun 2025 menjadi negara Maju.
Oke chekidot!!
kita akan mulai menganilisi dari segi strategi yang digunakan oleh MP3EI. tapi sobat cape ni..dilanjut nanti ya..!
Jumat, 02 Januari 2015
Nasehat Seorang Kaka
Kali ini saya ingin berbagi,berbagi nasehat seorang kaka kepada saya, ketika saya merasa lelah dan jenuh.
"Allah memberikan kita persoalan-persolan itu,karena menurut Allah kitalah yang sanggup memikulnya.menurut Allah,dirimulah yang sanggup mengorbankan waktu energi bahkan bertaruh keselamatan diri serta menangggung makian untuk menolong hambaNya yang lain. Bukan orang lain, tapi dirimulah yang Allah pilih.
Kenapa?
mari belajar, bahwa dalam setiap persoalan yang Allah berikan kepada kita. Allah hendak meningkat kualitas diri kita. lihatlah orang orang shalih, merekamelewati ujian demi ujian untukmendapatkan kemulian itu.
yang namanya ujian,mana ada yang enak!
dan ingatlah adik ku...
عَنِ جابر، رَضِيَ الله عَنْهُمَا، قَالَ : قال رَسُولُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم: خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
Artinya: “Jabir radhiyallau ‘anhuma bercerita bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”
catet...sebaik baik manusia
kita manusia biasa,banyak salah, sering lalai, sombong dan dzalim. Allah maha pengampun selalu membuka pintu taubat untuk kita.
Jenuh dan lelah emang tabiat kita.
Yang dirimu butuhkan adalah istirahat sejenak,merefresh kembali tujuan hidupmu, menata kembali langkah-langkah mu.
aku yakin dan percaya sesungguhnya dakwah sebagi poros hidup bukan hanya teori dalam kitab, tapi telah berwujud nyata dalam pengabdianmu pada masyarakat. Pengabdian yang didasari ketaatan pada Allah. Pengabdian karena dirimu paham bahwa Allah memilihmu sebagai wasilah menyampaikan kebaikan islam pada masyarakat.
Tegakkan punggung mu, lapangkan hatimu, jernihkan pikiranmu. Bertasbih, bertahmid dan bertakbirlah.
dirimu akan menerima konsekwensi pilihan hidup yang telah dirimu buat.
Jangan Lari!Hadapi!Jangan Takut ! tak perlu khawatir kalah !
sesungguhnya Allah selalu bersama kita!"
Minggu, 23 November 2014
GALAU, BBM Naik!
belakangan ini ane jadi orang yang melankolis banget ,tiap kali liat suami istri gandengan ane galau, tiap kali datang pasien yang konsul tentang kehamilan terus suaminya "care" banget, ane galau. tiap kali temen bidan pulang di jemput suaminya ane galau, pokoknya ane galau..galau dan galau lagi
oke stop..paragraf diatas harap diabaikan
yaps ,bener akhir-akhir ini ane bener-bener jadi melankolis banget, tapi bukan karena hal-hal remeh seperti di atas.
ane galau gara-gara BBM naik mba sis..
kebayang gak sih mba sis, ane tinggal di sebuah desa antah berantah ,yang sedikitnya jauh dari kota, daerahnya berbukit bukit, jalannya berlobang-lobang gede, kalau misalnya jalan itu di aspal, seminggu kemudian itu jalan kembali ke semula, berlobang gede lagi. karena aspalnya campur terigu #efekkorupsimerajarela
memang sih, sebenarnya ane sudah lama hidup di desa ini, hanya saja dulu ane gak pernah memperhatikan lingkungan sekitar, keadaan masyarakat bahkan tetangga pun jarang tersapa. mau gimana lagi, dari dulu ane orang rumahan, mainnya bareng adik dan kaka dirumah, jaranglah keluyuran kerumah.
dan eng..ing..eng.. hari ini ane yang tiba tiba gede, di kasih Amanah untuk jadi bidan disini, di desa Antah Berantah. ane mau tidak mau, dipaksa tahu kondisi masyarakat, dari mulai keadaan sosial, ekonomi, lingkungan dsb.
oke..mulai bingung
apa hubungannya BBM naik, masyarakat antah berantah, terus tugas ane jadi bidan dengan galau
mba sis, mas bro
bidan itu paling deket sama masyarakat, selain konsultasi tentang kehamilan dan balitanya, mereka juga sering banget curhat tentang kesusahan hidup,yang bermuara pada ekonomi. semua curhatan ini bikin hati miris, dan pipi berasa ke gampar bolak-balik. oalah kemana aja ente selama ini. bukannya dari kecil hidup ente disini. #itulah sekelebat jeritan hati yang bernama penyesalan.
So, saat ane denger BBM naik lagi, yang kegambar adalah pasien-pasien yang sering ke klinik semakin menjerit karena makin terjepit hidupnya. bakal makin banyak lagi balita yang turun berat badannya karena kekurangan gizi ,terus juga ibu-ibu hamil yang mengalami KEK karena terpaksa kerja di pabrik untuk membantu perekonomian keluarga. belum lagi penyakit-penyakit yang mewabah di masyarakat. #huahh tugas bidan akan makin berat!
oke stop..paragraf diatas harap diabaikan
yaps ,bener akhir-akhir ini ane bener-bener jadi melankolis banget, tapi bukan karena hal-hal remeh seperti di atas.
ane galau gara-gara BBM naik mba sis..
kebayang gak sih mba sis, ane tinggal di sebuah desa antah berantah ,yang sedikitnya jauh dari kota, daerahnya berbukit bukit, jalannya berlobang-lobang gede, kalau misalnya jalan itu di aspal, seminggu kemudian itu jalan kembali ke semula, berlobang gede lagi. karena aspalnya campur terigu #efekkorupsimerajarela
memang sih, sebenarnya ane sudah lama hidup di desa ini, hanya saja dulu ane gak pernah memperhatikan lingkungan sekitar, keadaan masyarakat bahkan tetangga pun jarang tersapa. mau gimana lagi, dari dulu ane orang rumahan, mainnya bareng adik dan kaka dirumah, jaranglah keluyuran kerumah.
dan eng..ing..eng.. hari ini ane yang tiba tiba gede, di kasih Amanah untuk jadi bidan disini, di desa Antah Berantah. ane mau tidak mau, dipaksa tahu kondisi masyarakat, dari mulai keadaan sosial, ekonomi, lingkungan dsb.
oke..mulai bingung
apa hubungannya BBM naik, masyarakat antah berantah, terus tugas ane jadi bidan dengan galau
mba sis, mas bro
bidan itu paling deket sama masyarakat, selain konsultasi tentang kehamilan dan balitanya, mereka juga sering banget curhat tentang kesusahan hidup,yang bermuara pada ekonomi. semua curhatan ini bikin hati miris, dan pipi berasa ke gampar bolak-balik. oalah kemana aja ente selama ini. bukannya dari kecil hidup ente disini. #itulah sekelebat jeritan hati yang bernama penyesalan.
So, saat ane denger BBM naik lagi, yang kegambar adalah pasien-pasien yang sering ke klinik semakin menjerit karena makin terjepit hidupnya. bakal makin banyak lagi balita yang turun berat badannya karena kekurangan gizi ,terus juga ibu-ibu hamil yang mengalami KEK karena terpaksa kerja di pabrik untuk membantu perekonomian keluarga. belum lagi penyakit-penyakit yang mewabah di masyarakat. #huahh tugas bidan akan makin berat!
dear..
pemimpin kita ko ya tega gitu, menaikan harga BBM, padahal BBM ini hal yang paling dirasakan sama semua masyarakat dari mulai masyarakat menengah keatas sampai menengah kebawah. Bohong ! kalau pemimpin kita bilang "subsidi BBM itu tidak tepat karena dinikmati masyarakat menengah keatas" BOHONG!
BBM itu punya efek domino, dimana kalau BBM naik semua barang dipasar bakal ikut naik, angkutan umum juga bakal ikutan naik, yang semua ini erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. kebayangkan masyarakat yang sudah susah akan makin susah. mungkin masyarakat menengah keatas gak bakal terlalu kerasa BBM naik 2000, tapi coba bayangkan masyarakat kecil, yang kemaren sebelum BBM naik makan aja gak full 3 kali sehari, bisa-bisa mereka akan sering puasa daud sekarang. #dear gambaran ini beneran nyata di depan mata. coba aja berinteraksi ditengah-tengah masyarakat. #galau
alasan ke dua dari pemimpin kita adalah "defisit anggaran APBN", katanya subsidi BBM ini membebani APBN, padahal ya subsidi BBM itu cuma 246,5 T, ada beban yang jauh lebih besar dari sekedar subsidi, yaitu BEBAN UTANG. utang pemerintah kita banyak banget dear. bayangin aja total utang pemerintah per 30 september 2014 sebesar Rp. 2.601,72 T. #huaahhh.. tiap bayi yang ditolong ane dan temen bidan lainnya sudah terbebani bayar utang 7 juta lebih per bayi yang lahir. #huaahhh. jadi sebenarnya APBN itu selama ini terbebani bayar utang yang bejibun itu plus bunganya juga. pembayaran bunga mencapai Rp. 121,386 T dan cicilan pokoknya 247,696 T totalnya 368,981 T. oalah..kenapa coba pemerintah gak nganggep ini sebagai beban? kenapa pemerintah gak mengurangi utang atau dihilangkan? bunganya juga kan haram karena termasuk riba dan dosa besar.
padahal ya, kita itu punya sumber daya alam yang sangat melimpah, coba pemerintah kita itu kreatif sedikit. negara kita pasti bisa dapat pemasukan APBN yang besar. misalnya ya ternyata produksi batu bara di negara kita tahun 2013 mencapai 421 juta ton, kalau biaya produksi per ton $20 US terus harga pasar tahun 2014 Us $ 74 perton, maka kita bisa dapat Rp. 250 T. #huahhh.. bisa ketutup tuh subsidi BBM dengan ini.
contoh lainnya ya dear...
menurut data BPS, tahun 2012 produksi tembaga negara kita 2.385.121 metrik ton. kita itung itungan lagi. kalau biaya rata-rata produksi tembaga PT freeport tahun 2012 sebesar US $ 1,24 dan harga jualnya US$ 3,6 per pound. maka negara kita dapat pemasukan sebesar Rp 124 T. #huahhh cukup kali ya buat subsidi pendidikan.
sayangnya ya dear.. sumber daya alam yang melimpah itu tidak dikelola sama pemerintah kita, tapi diserahkan kepada asing, jadilah sekarang kita "kelaparan di lumbung padi". sedih ya dear.. greget banget sama pemerintah kita. padahal ya pemimpin kita itu waktu belum jadi pemimpin, janjinya manis banget. inget gak? tahun 2012 dia pernah menolak habis-habisan kenaikan BBM, eh sekarang dianya udah naik di kursi tertinggi, malah "menjilat ludah sendiri". miris dear, galau dear...greget juga..kesel....
kenapa sih..kenapa sih...?
oke tulisan kali ini cukup sampai disini, sory kalau bikin hati greget dan kesel abis.
tenang..nanti ane lanjut lagi...
Senin, 03 Maret 2014
Kenapa Jika Islam dan Politik di satukan menjadi tabu?
Tahun 2014,
diidentikan dengan tahun politik, yeah...karena tahun ini bakal berlangsung
pemilihan umum, dimana-mana ngomongin politik, acara TV, nyanyian, iklan bahkan
di sosmed juga ramenya tentang politik (well, banyak para caleg yang menjadikan
sosmed sebagai alat promosi). Nah termasuk saya, hari ini saya juga tertarik
ngomongin politik.
Sebelumnya
mungkin temen-temen sering kali ya nongkrongin mata najwa di metrotv,
pertanyaanpertanyaannya selalu kritis tanpa aling-aling dan bisa dibilang gak
takut dengan siapa yang dihadapinya. Malahan sering kali para pejabat yang mati
kutu menjawab pertanyaan najwa. Termasuk Angel Lelga caleg no 1 di P3. Salah
satu pertanyaan yang membuat angel lelga mati kutu gak bisa jawab adalah,
“menurut pandangan ada bagaimana keterkaitan Islam dengan Politik?” jangan
berharap dapat jawaban dari Angel lelga, untuk jawaban yang ringan seperti visi
dan misi saja ia tidak bisa jawab apalagi soal menyoal tentang isu yang sedang
senter dibicarakan di dunia, jangan harap..!
Eh ko jadi
ngomogin angel lelga ya..haha..balik ke topik awal...
Sebenarnya
yang membuat saya bingung dari pertanyaan najwa adalah kenapa ko jika Islam dan
Politik dihubungkan orang menganggapnya tabu, bahkan sampai ada sebuah statmen
“udahlah..jangan bawa-bawa agama (islam) ke politik, nanti agamanya jadi ikutan kotor, agama cukup di masjid saja”
Pastilah
temen-temen sering mendengar atau mungkin setuju dengan pendapat ini.
Well..baut saya amat sangat aneh pendapat ini, kalau kita lihat sejarah! kita
bisa menyaksikan bahwa Rasulullah berpolitik (tentunya pengertian politik yang
benar, bukan definisi yang hadir saat ini), Rasulullah membangun negeri, bahkan
setelah wafat, kepemimpinan berganti pada Sahabat Rasul dan di sebut khalifah
kurang dari 30 tahun kekuasaanya sampai 2/3 bumi. Kekuasaan Islam lho ya..dan
juga gak berhenti hanya sampai khalifahurasidin aja, tapi juga diteruskan oleh
muaawiyah, abbasiyah, dan ustmanyah..inget ya Islam saat itu berjaya menguasai
2/3 dunia dan bertahan sampai 14 abad.. 14 abad tu lama lho.. dan berkahir di
tahun 1924 Masehi..
Nah kalau
gitu, kenapa sekarang sepertinya ko tabu sekali ngomongin Islam dengan Politik,
ko kayaknya hal yang sangat ditakutkan, padahal kalau kita melihat prestasi
islam di masa lampau kurang meyakinkan gimana coba, saat itu islam dapat
bertahan 14 abad dengan kekuasaan 2/3 dunia,rakyatnya sejahtera, melahirkan
para ilmuwan, dan teknologi berkembang pesat.
nah kalo gitu
kenapa muncul pendapat ini? Usul punya usul setelah ditelusuri ternyata
pendapat ini lahir terkait dengan
pandangan hidup dan aturan atau sistem yang mengatur di dunia saat ini. Sistem
apa itu...? apalagi kalau bukan sekulerisme: memisahkan agama dari kehidupan.
Sebelumnya,
kita meyakini bahwa Islam bukan hanya agama saja, tapi Islam yang dibawa
Rasulullah adalah seperangkat aturan yang mengatur segala aspek kehidupan
manusia. Jadi Islam bukan hanya mengatur tentang shalat, zakat, puasa, haji,
atau akhlaq saja tapi jauh dari itu Islam juga mengatur ekonomi, sosial, hukum
bahkan politik (sekali lagi dengan definisi yang benar). Nah lho..lalu kenapa
dunia saat ini memandang bahwa agama cukup bagian dari pribadi dan sekitar
tempat ibadah saja? Kalau ke pasar ngurusin jual beli gak usah bawa-bawa islam,
kalau soal ngatur sumber daya alam negara gak usah bawa-bawa islam, kalau
ngurusin urusan rakyat, pemimpin atau
yang lainnya juga jangan bawa bawa islam ? yeah... Sekali lagi karena
dunia saat ini mengemban sekulerisme atau memisahkan agama dari kehidupan,
Dan darimana
si sekulerisme ini lahir..mari saya ceritakan dengan singkat...
Pada abad
pertengahan, saat Islam lagi terang benderang dengan segala kemajuannya, di
eropa dan rusia malah lagi gelap gulita (dikenal juga dengan abad kegelapan).
Eropa dan rusia saat itu dipimpin oleh kaisar dan raja-raja kejam,yang memeras, menganiya bahkan menghisap darah
rakyat. Dan parahnya lagi si raja ini menjadikan agama (kristen) sebagai alat
pemerasannya(dikenal juga negara terokrasi). Para pemuka agama dijadikan perisai
untuk mencapai keinginannya. Saat itu juga science atau kemajuan tekologi di
larang, bahkan galie galileo yang membuktikan bahwa bumi bulat di hukum gantung
karena dianggap berlawan dengan ajaran agama kristen, Tapi lama-lama terjadi pergolakan sengit, yang kemudian membawa kebangkitan para
filosof dan cendekiawan. Sebagian dari mereka mengingkari adanya agama (agama
hanya membuat rakyat menderita), sebagiannya lagi mengakui adanya agama namun
harus dipisahkan dari kehidupan. Akhirnya pergelokan berakhir dengan solusi
jalan tengah yaitu memisahkan agama dari kehidupan,darisinilah lahir
sekulerisme
Nah, dari
asal muasalya kita bisa tahu kenapa saat ini sangat tabu jika ngomongin islam (agama) dengan politik. islam dengan ekonomi, atau islam dengan
hukum. ini berkaitan erat dengan trauma pada diri mereka. Takut ketika islam
(agama) berada di tampuk kekuasan bakal terjadi zaman kegelaan lagi. Well.well
jangan samakan aturan Islam dengan kerajaan teologis dimasa lampau.
Nah
teman..teman..dari kisah ringkas ini, kita bisa memahami bahwa banyak sekali
paham berbahaya di sekitar kita, paham yang menjauhkan kita dari Islam yang
sesungguhnya. Oleh karena itu mari kita sama-sama mengkaji islam lebih
dalam.mengkaji Islam bukan hanya dari sisi nafsiyah saja tapi juga mengkaji
aturan aturan islam terkait politik, hukum dan ekonomi. Karena hanya dengan
aturan Allahlah kita dapat keluar dari segala permasalah dinegeri ini.
Sabtu, 21 Desember 2013
menulis
Sudah lama tidak menulis..bahkan terlalulama.
Padahal kalau dipikir..belakangan ini banyak hal yang terjadi dan menginspirasi.
Dari mulai pertemuan yang mengharu biru sampai rutinitas baru ku..
Hahaha...susahnya menulis..eh bukan..yang benar adalah malasnya menulis!!!!!
Ya..sekarang aku menjelma menjadi seorang guru d sebuah sekolah menengah kejuruan.
Banyak sekali yang aku bisa ceritakan.
Anak yang super bawel dan perlu perhatian lebih. Anak pintar yang malas belajar. Sampe anak ceplas ceplos yang gak punya aturan..haha..
Setelah aku menjadi guru selama 6 bulan kurang.aku dapat menyimpulkan betapa susah menjadi pendidik. Hanya mengajarsaja mungkin gampang tapi kalau soal mendidik..perlu kesabaran dan ilmu,
Hahaha..ternyata aku sudah mendapat 1 paragraf..gampang juga menulis..asal memulai dan mengalirlah katakata dengan sendirinya.
Apapun itu...hayo mulai membaca dan menulis lagi...
Agar semua ibrah dari setiap kejadian bisa kamu rasakan puluhan tahun kedepan..
Padahal kalau dipikir..belakangan ini banyak hal yang terjadi dan menginspirasi.
Dari mulai pertemuan yang mengharu biru sampai rutinitas baru ku..
Hahaha...susahnya menulis..eh bukan..yang benar adalah malasnya menulis!!!!!
Ya..sekarang aku menjelma menjadi seorang guru d sebuah sekolah menengah kejuruan.
Banyak sekali yang aku bisa ceritakan.
Anak yang super bawel dan perlu perhatian lebih. Anak pintar yang malas belajar. Sampe anak ceplas ceplos yang gak punya aturan..haha..
Setelah aku menjadi guru selama 6 bulan kurang.aku dapat menyimpulkan betapa susah menjadi pendidik. Hanya mengajarsaja mungkin gampang tapi kalau soal mendidik..perlu kesabaran dan ilmu,
Hahaha..ternyata aku sudah mendapat 1 paragraf..gampang juga menulis..asal memulai dan mengalirlah katakata dengan sendirinya.
Apapun itu...hayo mulai membaca dan menulis lagi...
Agar semua ibrah dari setiap kejadian bisa kamu rasakan puluhan tahun kedepan..
Langganan:
Postingan (Atom)



